Deretan Fakta Titik Terang Akhir Kasus Perundungan Audrey Siswi SMP Pontianak

Penasehat Hukum Tersangka Perundungan Audrey Siswi SMP Pontianak Rencanakan Buka Puasa Bersama

Deretan Fakta Titik Terang Akhir Kasus Perundungan Audrey Siswi SMP Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono saat menjenguk korban dan ibu korban di Rumah Sakit Promedika Pontianak, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) siang. Kapolda memastikan berdasarkan pemeriksaan kesehatan tidak ada kerusakan pada bagian vital korban seperti yang viral di media sosial. 

PONTIANAK - Kasus dugaan perundungan Audrey, siswi SMP Pontianak oleh sejumlah siswi SMA di kota Pontianak mencapai titik akhir.

Sukses diversi di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Selasa (14/5/2019), membuat penyelesaian perkara kasus ini dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

Pihak korban dan pelaku akhirnya sepakat untuk menyelesaikan masalah ini dengan tiga syarat.

Baca: BREAKING NEWS: 3 Pelaku Pengeroyokan Audrey Jalani Hukuman, Keluarga Korban Beri 3 Syarat!

Berikut fakta-fakta yang berhasil Tribun himpun:

1. Rencana Bukber Setelah Terima Tiga Point Kesepakatan

Penasehat hukum pelaku, Deni Amirudin menyatakan pihaknya menerima tiga point yang didapat dari hasil diversi di PN Pontianak.

Adanya kesepakatan diversi ini, artinya perkara ini tidak diputuskan dalam pengadilan.

Menurut Deni, walaupun ini diversi yang ketiga dirinya bersyukur akhirnya berhasil.

"Aalhamdulillah berhasil, mungkin ini berkah Ramadhan," katanya.

Poin pertama kesepakatan adalah, pihak keluarga pelaku bersilaturahmi ke pihak keluarga korban.

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved