Cegah Karhutla, TNI-Polri Sinergitas di Sekadau Sosialisasi Bahaya Kebakaran Kepada Warga Desa

Kapolsek juga mengatakan pelaku pembakaran hutan dan lahan tentu akan diberikan sanksi seusai hukum yang berlaku.

Cegah Karhutla, TNI-Polri Sinergitas di Sekadau Sosialisasi Bahaya Kebakaran Kepada Warga Desa
Istimewa
Polsek Belitang melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan korporasi yang mempunyai lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar baik itu lahan perumahan, pertanian maupun perkebunan, Rabu (15/5/2019) pagi. 

Cegah Karhutla, TNI-Polri Sinergitas Sosialisasi Bahaya Kebakaran Kepada Warga Desa

SEKADAU - Memasuki pertengahan tahun 2019 ditandai dengan musim kemarau dibeberapa daerah, hal itu diperkirakan dapat menyebabkan lahan menjadi kering dan mudah terbakar.

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Belitang Ipda Agus Junaidi memerintahkan personelnya untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan korporasi yang mempunyai lahan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar baik itu lahan perumahan, pertanian maupun perkebunan, Rabu (15/5/2019) pagi.

"Melalui personel, kami akan bersinergitas dengan Koramil Belitang untuk turun ke lokasi dimana terjadinya rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Belitang," ujar Kapolsek.

Baca: Pemkab Sekadau Gelar Safari Ramadan di Nanga Koman

Baca: Bawaslu Kabupaten Sekadau Gelar Evaluasi Pengawasan Pemilihan Umum 2019

Kapolsek juga mengatakan pelaku pembakaran hutan dan lahan tentu akan diberikan sanksi seusai hukum yang berlaku.

"Melalui Bhabinkamtibmas kami menegaskan bahwa pelaku pembakar lahan dapat di jerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda setinggi-tingginya Rp 10 miliar rupiah," katanya.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Bripda Angga dan Babinsa Serda Suroso mengunjungi warga desa Menua Prama Kecamatan Belitang untuk memberikan imbauan tentang karhutla merupakan permasalahan yang menjadi atensi bersama.

Tidak hanya itu, untuk mengantisipasi karhutla terjadi di wilayah Kecamatan Belitang menurutnya perlu kerjasama dari masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat menimbulkan kabut asap serta dampak lainnya dari pembakaran lahan tersebut.

Baca: Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke Sosialisasi Karhutla Sampai ke Pelosok

"Pihak TNI-Polri saat ini menilai penting untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang larangan dan bahaya kebakaran lahan kepada masyarakat," ujar Bripda Angga.

Ia menuturkan bentuk dari sosialisasi itu dilakukan dengan pemasangan spanduk-spanduk di titik strategis dan melakukan patroli secara rutin.

"Selain spanduk saya juga sudah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat untuk mensosialisasikan bahaya dan ancaman serta sangsi hukuman bagi siapa saja yang kedapatan dengan sengaja melakukan pembakaran lahan," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved