TRIBUN WIKI

Sering Dengar Namanya, Ketahui Profil Pahlawan dari Kalbar

Lahir di Sintang pada tahun 1771 dan meninggal dunia di Tanjung Suka Dua, Melawi pada tahun 1875.

Sering Dengar Namanya, Ketahui Profil Pahlawan dari Kalbar
NET
Abdul Kadir Gelar Raden Temenggung Setia Pahlawan 

Sering Dengar Namanya, Ketahui Profil Pahlawan dari Kalbar

PONTIANAK - Sebagai penduduk Kalimantan Barat, kita wajib mengenali nama-nama pahlawan yang  sudah berjuang melawan penjajah. Sosok pahlawan yang siap melayani tanah air Indonesia. Siapa sajakah mereka?

Berikutkan daftar nama-nama pahlawan yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat:

Baca: Tahukah Kamu? Ini 11 Pahlawan yang Namanya Diabadikan di Tugu Digulis

1. Abdul Kadir Gelar Raden Temenggung Setia Pahlawan

Lahir di Sintang pada tahun 1771 dan meninggal dunia di Tanjung Suka Dua, Melawi pada tahun 1875. Merupakan pahlawan nasional Indonesia dari Melawi.

Diangkat sebagai pahlawan pada tahun 1999 melalui Surat Keputusan Presiden nomor 114/TK/1999 tanggal 13-10-1999.

2. Ir. H. Pangeran Muhammad Noor 

Lahir di Martapura, Hindia Belanda, 24 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 15 Januari 1979 pada umur 77 tahun) adalah mantan Menteri Pekerjaan Umum dan gubernur Kalimantan pada 1901, Keputusan Presiden Nomor 123/TK/2018.

3. Alianyang

Merupakan pahlawan asal Sintang. Lahir pada 20 Oktober 1920 di desa Nanga Menantak, Ambalau Sintang dan meninggal pada 7 April 1970.

Beliau dimakamkan  di Makam Pahlawan Bambu Runcing, Kota Singkawang. Nama beliau diabadikan pada nama Jalan Alianyang, Pontianak.

4. Bardan Nadi 

Beliau salah seorang pahlawan asal Ngabang. Memiliki nama asli Sutrisno Sastrokusumo lahir di Magelang Jawa Tengah pada tahun 1912 dan meninggal dunia pada 17 April 1947. Nama beliau juga diabadikan pada nama jalan di Kota Pontianak.

Baca: Mat Noor Wafat Saat Jalankan Tugas Panwascam di Jawai, Ketua Bawaslu Sambas Sebut Pahlawan Demokrasi


5. J.C. Oevaang Oeray

Beliau salah seorang tokoh pejuang dari Kapuas Hulu. Beliau lahir pada 18 Agustus tahun 1922 di Tanjung Kuda, desa Melapi I, Kabupaten Kapuas Hulu dan meninggal dunia pada 17 Juli 1986 di Sungai Jawi Pontianak.  Nama beliau diabadikan pada salah satu tempat olah raga di Pontianak.

6. Mr. Hamid Al-Qadri atau nama lengkapnya Syarif Abdul Hamid Al-Qadri

Dikenal sebagai Sultan Hamid II. Beliau merupakan satu diantara sultan di kesultanan Pontianak. Beliau lahir di Pontianak pada 12 Juli tahun 1913 dan meninggal dunia pada 30 Maret tahun 1978 di Jakarta. Beliau juga pencetus lambang negara Indonesia yang saat ini digunakan yaitu Burung Garuda. Nama beliau diabadikan pada nama Jalan di Kota Pontianak yaitu Jalan Sultan Hamid II.

7. Pangsuma

Pangsuma salah seorang pejuang dari suku Dayak yang tinggal di Dusun Nek Bindang di tepian Sungai Kapuas Desa Baru Lombak Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Nama beliau diabadikan pada Gedung Olah Raga Pontianak, GOR Pangsuma.

8. Rahadi Oesman 

Lahir pada 1 Agustus tahun 1925 di Pontianak dan meninggal dunia pada 7 Desember tahun 1945 di daerah Sungai Besar, Kabupaten Ketapang). Beliau meninggal akibat tertembak oleh pasukan Belanda dalam pertempuran di Sungai Besar Ketapang. Kini nama beliau juga diabdikan pada nama jalan yaitu Jalan Rahadi Oesman.

9. Siradj Sood

Merupakan tokoh pejuang dari Kabupaten Sambas. Beliau lahir pada 27 Muharram 1320 Hijriyah di kampung Tumuk, Kabupaten Sambas Kalimantan Barat dan meninggal dunia pada 23 Maret tahun 1972. Beliau dimakamkan di kampung Tumuk Kabupaten Sambas. (*)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Marpina Sindika Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved