Razia Pekat di Sanggau, Jerat Satu Orang Positif Narkoba

Ia menjelaskan, Razia Pekat Ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum di masyarakat saat bulan suci Ramadhan.

Razia Pekat di Sanggau, Jerat Satu Orang Positif Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sanggau berkerjasama dengan Polres Sanggau, Subden POM, Kodim/1204/Sgu dan BNNK Sanggau saat menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah hotel, penginapan dan kos-kosan di Kota Sanggau, Senin (13/5/2019) malam. 

Razia Pekat di Sanggau, Jerat Satu Orang Positif Narkoba

SANGGAU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sanggau berkerjasama dengan Polres Sanggau, Subden POM, Kodim/1204/Sgu dan BNNK Sanggau menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah hotel, penginapan dan Kos-kosan di Kota Sanggau, Senin (13/5/2019) malam.

Razia disaksikan langsung Kasat Pol PP Victorianus dan dipimpin Penyidik PPNS yang juga Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Sat Pol PP Sanggau, Wendi Very Nanda.

Dari sejumlah hotel, penginapan dan kos-kosan yang disisir, petugas mengamankan enam orang yang diduga melakukan pelanggaran peraturan daerah tentang ketertiban umum (Tibum).

Baca: DPRD Sanggau Segera Bahas LKPJ Bupati Tahun 2018

Baca: Safari Minggu di Gereja Katedral Sanggau, Ini Pesan Kapolres Sanggau

“Kita amankan enam orang. Dua orang diantaranya pasangan muda mudi tanpa ikatan suami istri, tiga orang lainnya berada dalam satu ruangan melebihi jam berkunjung di dalam satu kamar kos, sementara satu orang lainnya karyawan salah satu kaffe di Kota Sanggau, ”kata Kasat Pol PP Sanggau melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Sat Pol PP Sanggau, Wendi Very Nanda, Selasa (14/5/2019).

Dikatakanya, Ke-enam orang yang diamankan tim gabungan tersebut, langsung digelandang ke kantor Sat Pol PP untuk dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan.

“Kita data, kemudian kita lakukan pembinaan. Dari hasil razia itu, satu orang dinyatakan positif nakoba, silakan nanti konfirmasi ke pihak BNNK karena mereka yang melakukan pemeriksaan narkoba, ”jelasnya.

Ia menjelaskan, Razia Pekat Ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum di masyarakat saat bulan suci Ramadhan.

Baca: Pastor Paroki Santo Paulus Sekayam Lantik BPUK Stasi Pengadang Sanggau

Baca: PMI Sanggau Gelar Safari Ramadan Berdonor, GP Ansor Sanggau Beri Apresiasi

“Kita mengimbau kepada masyarakat terutama anak-anak muda ini untuk tidak melakukan pelanggaran hukum. Bagi yang muslim bulan puasa ini momentum yang sangat baik untuk beribadah, jadi jangan disia-sia kan dengan hal-hal yang kurang bermanfaat, ”ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sanggau, AKBP Ngatiya melalui Kasi Rehabilitasi, Hery Ariandi membenarkan bahwa satu dari enam orang yang diamankan dinyatakan positif narkoba.

“Semuanya dites urin, satu orang wanita positif narkoba. Tidak ada barang bukti saat pemeriksaan dari Satpol PP, ”katanya, Selasa (14/5/2019).

Dikatakanya, Berita acara pelimpahan dari Satpol PP juga sudah dibuat untuk dilakukan rehabilitasi terhadap yang bersangkutan.

“Selanjutnya tinggal menunggu hasil assesment dokter klinik BNNK Sanggau. Apakah akan menjalani rawat jalan medis atau rawat inap medis, ”ujarnya.

Pihaknya juga, lanjut Hery sedang menghubungi orang tua yang bersangkutan untuk klarifikasi lebih lanjut. “BNNK berharap kerjasama dengan Satpol PP dan instansi terkait lainya dapat terus berlanjut, ”pungkasnya. (hen)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved