Tewas Gantung Diri di Dapur

BREAKING NEWS - Akoi Ditemukan Istrinya Tewas di Teras, Tali Masih Melilit di Leher Korban

Seorang pria lanjut usia bernama Akoi (59) ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya di Gang Perjuangan

BREAKING NEWS - Akoi Ditemukan Istrinya Tewas di Teras, Tali Masih Melilit di Leher Korban
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pihak Kepolisian dari Polsek Segedong mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Segedong, Selasa (14/5) pagi. 

BREAKING NEWS - Akoi Ditemukan Istrinya Tewas di Teras, Tali Masih Melilit di Leher Korban

MEMPAWAH - Seorang pria lanjut usia bernama Akoi (59) ditemukan tewas gantung diri di teras dapur rumahnya Gang Perjuangan, Desa Parit Bugis, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Selasa (14/5) sekira pukul 07.00 pagi WIB.

Kejadian itu membuat geger warga setempat, karena mereka tak menyangka Akoi yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan pekebun itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di teras belakang rumahnya.

Saksi mata, Amiau (53) mengatakan mayat Akoi pertamakali ditemukan oleh istrinya sendiri yang hendak pergi ke belakang rumah.

"Istrinya bernama Tjong Mu En yang pertamakali menemukan lalu minta tolong kepada warga untuk melaporkan kepada Polisi, akhirnya saya pergi ke Polsek Segedong," ujarnya.

Kapolsek Segedong, Iptu Dodi Dariyantono Supono mengatakan, saat mendapat laporan tersebut pihaknya langsung mendatangi TKP, setelah berkoordinasi dengan Puskesmas Segedong.

"Saat ditemukan oleh istrinya, kondisi korban sudah tergeletak di lantai dengan tali masih terikat di leher," kata Kapolsek.

"Diduga tali tersebut sudah putus saat korban bunuh diri," ujarnya.

Baca: Doa Iftitah Sholat Wajib, Salat Sunnah dan Hukum Membaca Doa Iftitah Menurut Ustadz Abdul Somad

Baca: Bazar Murah Pemkab Kapuas Hulu, Sediakan 350 Telur dan 500 Kilogram Daging, Catat Jadwalnya!

Baca: The Voice NBC Isyaratkan Kejutan dari BTS dan The Jonas Brothers, Penggemar Tidak Sabar!

Jenazah Akoi langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Segedong.

Sejatinya petugas medis akan melakukan pemeriksaan seperti visum dan autopsi, namun pihak keluarga menolak.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved