BPOM dan Pemkab Kapuas Hulu Awasi Makanan Buka Puasa di Putussibau

kalau ditemukan mengandung bahan berbahaya, akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku

BPOM dan Pemkab Kapuas Hulu Awasi Makanan Buka Puasa di Putussibau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Pihak BPOM Pontianak bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu saat melakukan pengawasan makanan untuk buka puasa di sejumlah titik di Putussibau dan sekitarnya, Selasa (14/5/2019). 

BPOM dan Pemkab Kapuas Hulu Awasi Makanan Buka Puasa di Putussibau

KAPUAS HULU - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pontianak, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, menggelar mobile Laboratorium Keliling, untuk pengawasan makanan berbuka puasa, dibeberapa lokasi Pondok Ramadhan wilayah Putussibau, Selasa (14/5/2019).

Kabid Pengujian BPOM Pontianak, Yanuarti menyatakan tujuan pengawasan itu supaya masyarakat yang mengkonsumsi juadah Ramadhan tersebut, bisa aman dari bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan.

"Maka kita harapkan produk yang dijual selain aman, juga bermutu, bergizi dan diproses dengan cara hieginis," ujarnya kepada wartawan, di sela-sela pengawasan makanan berbuka puasa di Simpang Masjid Agung Darunnajah Putussibau.

Baca: VIDEO: Penjelasan Mardani di Kantor Bawaslu Sambas

Baca: Ngaku Kenal Lama Habib Rizieq Shihab & Yusuf Martak, Wiranto Minta Sadar dan Kembali Ke Jalan Benar

Yanuarti menjelaskan, saat ini banyak pedagang baru bermunculan. Kemudian produk makanan yang jarang dijumpai juga tersedia di bulan Ramadhan.

"Maka perlu diawasi, kalau ditemukan mengandung bahan berbahaya, akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya.

Dengan ini diharapkan, seluruh produk makanan dan minuman yang dijual di pasar juadah ramadhan tersebut tidak mengandung bahan berbahaya, seperti penggunaan zat pewarna yang tidak dikhususkan untuk makanan, karena sangat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi oleh masyarakat.

"Kalau ada ditemukan produk berbahaya, tentu kita edukasi, bina bersama lintas sektor yang ada di Kapuas Hulu, karena ada Dinas Kesehatan dan Disperindag," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved