Siswa SMA: Masa Putih Abu-abu Berakhir Hari ini

Satria Bimantara Sakt (17) siswa Kelas XII MIA 1 SMA N 9 Pontianak hari ini mengikuti pengumuman kelulusa.

Siswa SMA: Masa Putih Abu-abu Berakhir Hari ini
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satria Bimantara Sakt (17) siswa Kelas XII MIA 1 SMA N 9 Pontianak 

Siswa SMA: Masa Putih Abu-abu Berakhir Hari ini

PONTIANAK - Satria Bimantara Sakt (17) siswa Kelas XII MIA 1 SMA N 9 Pontianak hari ini mengikuti pengumuman kelulusa.

Ia mengatakan jika ia lulus secara ekspresif ia akan loncat loncat kegirangan, tapi ada sedihnya juga karna masa putih abu-abunya sudah berakhir.

"Jadi di satu sisi seneng bahagia, di satu sisi sedih karna pisah. Pengennya sih meluk temen loncat sama - sama karna lulus bareng dan juga sujud syukur sama Allah SWT atas kelulusan ini,"ujarnya kepada Tribun Pontianak, senin (13/5/2019).

Menurutnya sendiri ia tidak akn melakukan hal yang tidak bermanfaat dihari kelulusan seperti pawai dan segala macamnya.

Baca: Wakil Gubernur Safari Ramadhan Ke Kabupaten Kapuas Hulu

Baca: Satpol PP Sanggau Ancam Tindak Tegas Pemain Layangan di Sembarang Tempat

Baca: Pokja Rumah Demokrasi Ajak Masyarakat Bijak Tanggapi Isu Banyaknya Petugas KPPS Meninggal

"Karena masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk memaknai kelulusan selain melakukan hal tersebut misalnya menyumbangkan baju kita kepada anak anak yang lebih membutuhkan, lagi pula saya kalo mau coret coret baju sayang juga,"imbuhnya.

Ia mengatakan terlalu banyak kenangan yang sudah melekat pada baju tresebut.

"Apalagi kalo konvoi terkadang merugikan masyarakat sekitar, kita generasi milenial ya sebaiknya jadilah generasi yang benar benar berguna bagi bangsa dan negara jangan merugikan orang lain karna sebaiknya-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lainnya," jelasnya.

Ia bersama teman-temannya berencana untuk menyumbangkan pakaian dan melakukan hal positif lainnya bersama komunitas atau forum-forum pelajar di Pontianak.

"Insya Allah kegiatan atau aksi ini akan bermanfaat bagi mereka yang lebih membutuhkan, toh ini juga bulan Ramadhan alangkah lebih baiknya jika kita melakukan kebaikan," ujarnya.

Ia juga ingin mengucapkan banyak terimakasih dan ungkapan kata maaf yang amat dalam kepada bapak dan ibu guru yang sudah membimbing dan mengajar dengan penuh ketekunan dan kesabaran.

"Sehingga kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya walaupun terkadang kami membuat bapak dan ibu kesusahan dan selalu merepotkan untuk itu kami minta maaf yang teramat dalam," jelasnya.

Ia merasa menjadi siswa di SMA adalah pengalaman terbaik bagi dirinya dimana ia dapat banyak belajar dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.

"Untuk adik-adik kelas agar lebih giat lagi dalam menuntut ilmunya, petiklah hal-hal positif yang kalian dapatkan dari sekolah jadikan lah pengalaman dan pembelajaran karena suatu saat kalian akan merindukan momen indah seperti ini," tutupnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved