Hadiri Bukber di Kediaman Politisi PKS, Atbah Ajak Pererat Silaturahmi

upati Sambas H Atbah Romin Suhaili dalam rangka memberikan tausiyah pada kegiatan buka puasa bersama

Hadiri Bukber di Kediaman Politisi PKS, Atbah Ajak Pererat Silaturahmi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, saat memberikan tausiyah pada kegiatan buka puasa bersama, di kediaman Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sambas, Minggu (12/5/2019). 

Hadiri Bukber di Kediaman Politisi PKS, Atbah Ajak Pererat Silaturahmi

SAMBAS - Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili dalam rangka memberikan tausiyah pada kegiatan buka puasa bersama, di kediaman Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Sambas, mengajak para tamu undangan dan lain sebagainya untuk mempererat tali silaturahmi.

"Suasana silaturahmi antara kita kan terus terbangun," ujarnya, Minggu (12/5/2019).

Selain itu, ia juga mengajak untuk menjauhi kata-kata gagal. Karena seharusnya adalah yang ada dalam kamus seseorang itu belum berhasil.

Menurutnya gagal hanya boleh digunakan, apabila tidak meraih surganya Allah. Maka itu adalah sebuah kegagahan yang sesungguhnya.

Baca: Syukuran Hasil Pemilu, H Eko Suprihatino Gelar Buka Puasa Bersama di Kediamannya

Baca: Wali Kota Pontianak Tekankan Keselamatan Mudik, Dishub Siap Tes Urine Para Sopir

Baca: Daftar Perwira Polres Landak Yang Digeser dan Jabatan Barunya

"Saya tidak senang dgn bahasa gagal dan kalah. Karena seharusnya gagal itu digunakan ketika kita tidak bisa meraih surganya Allah. Dalam konteks duniawi, adanya adalah belum berhasil," katanya.

"Kita jangan pernah gunakan kata gagal. Tapi yang kita kenal adalah serius jalan untuk kita meraihnya dikemudian, seperti kata Jack Ma, ia tidak pernah mengenal kata gagal, dan sekarang ia menjadi salah satu orang terkaya di dunia," beber orang nomor 1 di Kabupaten Sambas itu.

Untuk itu, setiap insan harus tetap berjalan menuju sukses.

"Kita harus berjalan untuk menuju sukses, kita akan gagal jika Allah menolak kita masuk surga," jelasnya.

Menurutnya, dalam konteks PKS pada saat pemilu kemarin meski hanya meraih empat kursi di DPRD Kabuapaten Sambas, namun pada tingkat Nasional secara keseluruhan suara PKS meningkat 100 persen, meski tidak semuanya berbuah menjadi kursi parlemen.

"Apa yang dilakukan hari ini dan kedepan adalah seribu jalan menuju sukses. Seperti pada pemilu kemarin, suara PKS meningkatkan 100 persen lebih, pada pemilu 2019," bebernya.

Untuk itu, ia mengajak agar senantiasa optimis dalam hidup. Karena optimis adalah ciri khas sekarang muslim.

"Jangan hidup dalam kekecewaan, harus optimis dan jangan pesimis, karena pesimis adalah kehidupan orang yang tidak beriman, muslim adalah orang yang optimis," tuturnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta senantiasa meningkatkan ketenangan pada bulan suci Ramadhan kali ini.

"Kita juga harus meningkatkan ketenangan apalagi bulan Ramadhan," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved