Liputan Khusus

Garuda Indonesia Kembali Tak Beroperasi di Ketapang, Pengelola Bandara Akui Jumlah Penumpang Turun

Jumlah penumpang di bandara Rahadi Oesman Ketapang sejak Januari 2019 kemarin hingga saat ini terdapat penurunan jika di bandingkan dengan tahun lalu.

Garuda Indonesia Kembali Tak Beroperasi di Ketapang, Pengelola Bandara Akui Jumlah Penumpang Turun
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
ILUSTRASI 

Garuda Indonesia Kembali Tidak Beroperasi, Pihak Bandara Akui Adanya Penurunan Jumlah Penumpang

KETAPANG - Jumlah penumpang di bandara Rahadi Oesman Ketapang sejak Januari 2019 kemarin hingga saat ini terdapat penurunan jika di bandingkan dengan tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kassubag Tata Usaha Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Donny S Harris saat dikonfirmasi Tribun, Sabtu (11/05/2019).

"Tahun lalu rata-rata bandara Rahadi Oesman melayani penumpang yang akan berangkat sekitar 500 - 600 penumpang per harinya. Sekarang rata rata 300 - 350 penumpang per harinya," ungkap Donny.

Untuk maskapai yang saat ini beroperasi di bandara Rahadi Oesman Ketapang sendiri diakui Donny ada beberapa maskapai seperti Wings Air, Nam Air dan Garuda Indonesia. 

Baca: Calon Penumpang di Ketapang Keluhkan Harga Tiket Pesawat Tinggi

Baca: Bupati Kapuas Hulu Desak Pemerintah Pusat Turunkan Harga Tiket Pesawat

"Garuda Indonesia mulai terbang kembali di Ketapang sejak tanggal 1 April 2019 kemarin, tapi mulai tanggal 15 Mei 2019 tidak lagi beroperasi dan belum ada pemberitahuan resmi kepada pihak bandara dari pihak Garudanya mengenai alasannya," jelas Donny.

Sedangkan untuk harga tiket khususnya rute Ketapang-Pontianak dan sebaliknya, Donny menjelaskan harga tiket masih sesuai ambang batas yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Untuk Wings Air rata rata dijual di harga Rp 500ribu - Rp 625ribu, untuk Nam Air rata rata dijual di harga Rp 600ribu - 700ribu untuk rute Ketapang - Pontianak dansebaliknya, dan Rp 1.600.000an untuk rute Ketapang - Semarang,"

Baca: DPRD Kapuas Hulu Berharap Kementerian Perhubungan Turunkan Harga Tiket Pesawat

Baca: Harga Tiket Pesawat Picu Inflasi Tertinggi di 9 Kota, Kepala BPS RI Sebut Kondisi Ini Tak Biasa

Dan untuk maskapai Garuda Indonesia, rata- rata dijual di harga Rp 700ribu - 790ribu untuk rute Ketapang - Pontianak dan sebaliknya, dan Rp 1.800.000an untuk rute Ketapang - Semarang.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved