BNN Provinsi Kalbar Musnahkan 1 Kg Sabu dan Amankan Uang Ratusan Juta, Berikut Kronologi Lengkapnya

Suyatmo mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan tembakan peringatan, namun hal tersebut tidak di dindahkan oleh tersangka

BNN Provinsi Kalbar Musnahkan 1 Kg Sabu dan Amankan Uang Ratusan Juta, Berikut Kronologi Lengkapnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Pres release pengungkapakan tindak pidana narkoba di Wilayah Hukum Kalimantan Barat oleh BNN Provinsi Kalbar dengan barang bukti Shabu seberat 1 kg, dan uang ratusan juta, Senin (13/05/2019) 

BNN Provinsi Kalbar Musnahkan 1 Kg Sabu dan Amankan Uang Ratusan Juta, Berikut Kronologi Lengkapnya

PONTIANAK - BNN Provinsi Kalimantan Barat bertempat di kantor BNN Provinsi Kalimantan Barat yang terletak di jalan Parit Haji Husein 2, Kecamatan Pontianak Selatan menggelar Press Conferens terkait penangkapan 2 tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba yang bernama Maskur dan Badol di wilayah Kecamatan Pontianak Utara pada tanggal 26 April 2019 lalu.

Kepala BNN Provinsi Kalbar Suyatmo yang memimpin pres release di kantor BNN Provinsi Kalbar, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula pada hari Jumat (26/4/2019), sekira pukul 11 Tim BNNP Kalbar mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada 2 orang laki-laki yang narkotika di sekitar pemakaman muslim yang berada di jalan Sumba, Kelurahan Siantan tengah, Kecamatan Pontianak, Utara Kota Pontianak. Senin (13/5/2019).

Informasi yang didapat bahwa orang tersebut menggunakan sepeda motor merek Honda Vario KB 6306 SK sepeda motor merek Honda Beat warna biru bernomor polisi KB 3554 ME.

Setelah mengetahui informasi tersebut tim pun lantas bergerak dan menyebar di sekitaran makam muslim yang berada di Jalan Selat Sumba tersebut.

Baca: 2 Tersangka Dihadirkan Pada Pemusnahan Barang Bukti Narkotika oleh BNN Kalbar

Baca: BNN Bersama Polda Kalbar Gelar Pemusnahan Sabu 1 kg Hasil Tangkapan Bersama 169 Juta Uang Tunai

Sekira pukul 16. 00 WIB, terlihat seorang laki-laki  yakni Maskur melintasi pemakaman muslim itu wilayah dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru, yang sesuai dengan informasi yang didapat.

Melihat hal tersebut, Suyatmo menjelaskan bahwa tim langsung melakukan pembuntutan.

Kemudian, terlihat Maskur berhenti di sebuah warung yang berada di pinggir jalan, dan saat itu ia terlihat sedang menelepon seseorang, Tak lama kemudian datanglah seorang laki-laki yakni Badol dengan menggunakan sepeda motor merk Vario menghampiri Maskur yang mengenakan motor Beat dan keduanya langsung duduk didepan warung sebuah warung.

Setelah itu, Tim pun langsung bergerak untuk menangkap keduanya, namun pada saat hendak di tangkap keduanya melakukan perlawanan.

Suyatmo mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan tembakan peringatan, namun hal tersebut tidak didindahkan oleh tersangka , dan akhirnya satu di antara tersangka yakni Badol harus menerima timah panas di kakinya.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved