Satpol-PP Gandeng Instansi Terkait Tertibkan THM di Sintang, Tindak Lanjut SE Bupati Terkait Ramadan

Oleh karena itu, untuk malam ini pihaknya melakukan monitoring untuk mengetahui apakah pelaku usaha telah mematuhi surat edaran tersebut.

Satpol-PP Gandeng Instansi Terkait Tertibkan THM di Sintang, Tindak Lanjut SE Bupati Terkait Ramadan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Sintang bersama instansi terkait menggelar kegiatan Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) dan Tempat Usaha dalam rangka bulan suci Ramadhan, Minggu (12/5/2019) dini hari. 

Satpol-PP Gandeng Instansi Terkait Tertibkan THM di Sintang, Tindak Lanjut SE Bupati Terkait Ramadan

SINTANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Sintang menggelar kegiatan Penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) dan Tempat Usaha dalam rangka bulan suci Ramadhan, Minggu (12/5/2019) dini hari.

Kegiatan penertiban ini juga didukung oleh stakeholder lainnya, seperti personel dari BNN Kabupaten Sintang, Polres Sintang, Denpom XII/1 Sintang, Disperindagkop dan UKM Sintang, dan Dinas Sosial Kabupaten Sintang.

Menurut Plt Sekretariat Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Sintang, Mawardi bahwa giat penertiban ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Sintang terkait bulan suci Ramadhan.

Baca: LPP RRI Sintang Gelar Lomba Tilawah dan Tausiah pada Pekan Tilawatil Quran

Baca: Lomba Tilawah dan Tausiah Pekan Tilawatil Quran, Bentuk Generasi Sintang yang Religius

"Dimana dalam surat edaran tersebut meminta kepada pelaku usaha warung kopi, warnet, dan tempat hiburan malam agar jam operasionalnya disesuaikan dengan surat edaran tersebut yaitu mulai jam 21.00- 24.00 WIB," katanya.

Oleh karena itu, untuk malam ini pihaknya melakukan monitoring untuk mengetahui apakah pelaku usaha telah mematuhi surat edaran tersebut.

Hal ini untuk menciptakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Sehingga umat muslim dapat menjalankan Ibadah-ibadah di bulan suci Ramadhan dengan khusuk.

"Dari hasil monitoring yang kami lakukan, sebagian besar pelaku usaha telah mematuhi surat edaran tersebut. Ini terbukti pada saat kami berada di lokasi di atas jam 24.00 WIB, sebagian besar pelaku usaha terkait dengan hiburan malam, warnet, dan lain-lain tidak melakukan aktivitas lagi," ungkapnya.

Baca: Bupati Sintang Pesan Jaga Warisan Leluhur Saat Syukuran Hari Jadi Kota Sintang dan Buka Bersama

Namun menurutnya kegiatan ini hanya sebagai langkah awal, untuk selanjutnya pihaknya juga akan tetap melakukan monitoring. Agar memastikan tidak ada yang kemudian membandel.

"Ini tahap pertama yang kami lakukan, untuk ke depan akan kami lakukan monitoring kembali. Sekiranya masih ada yang membandel tentu tindakan akan kami lakukan berupa surat peringatan dan lain sebagainya," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved