BMKG Prediksi Potensi Curah Hujan Meningkat di Kalbar, Titik Panas Berkurang

BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah mengeluarkan analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I Mei 2019

BMKG Prediksi Potensi Curah Hujan Meningkat di Kalbar, Titik Panas Berkurang
BMKG.go.id
Ilustrasi Citra Satelit 

BMKG Prediksi Potensi Curah Hujan Meningkat, Titik Panas Berkurang

PONTIANAK - BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah mengeluarkan analisis curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I Mei 2019 secara umum terjadi hujan kategori Rendah hingga Menengah dengan curah hujan berkisar antara 0-100 mm/dasarian.

Sifat hujan pada dasarian I Mei 2019 secara umum termasuk dalam kategori Bawah Normal.

Monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat terpantau secara umum berada dalam kategori sangat pendek (1-5 hari) hingga menengah (11-20 hari).

Informasi kualitas udara PM10 maksimum sebesar 122.90 µg/m3 dengan kategori Sedang terjadi pada tanggal 9 Mei 2019 pukul 06.00 WIB.

Baca: LPP RRI Sintang Gelar Lomba Tilawah dan Tausiah pada Pekan Tilawatil Quran

Baca: AKP Rully Gantikan Kompol Husni Jabat Kasat Reskrim Polresta Pontianak

Baca: Kapolres Mempawah Pimpin Rapat Analisa dan Evaluasi Kinerja

Kondisi indeks Nino 3.4 terpantau sebesar (+0.88) berada pada fase *El Nino lemah*.

Indeks Dipole Mode terpantau sebesar (-0.07) berada pada kondisi Netral.

Suhu permukaan laut di sekitar wilayah Kalimantan Barat menunjukan nilai anomali positif berkisar antara (+0.1) hingga (+0.3).

Secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian kedepan hingga 20 April 2019 diprakirakan berkisar antara 60-110 mm/dasarian, dimana curah hujan Kalimantan Barat wilayah hulu diprakirakan yang lebih tinggi dibanding curah hujan di wilayah pesisir.

Curah hujan pada dasarian kedepan diprakiran cenderung lebih banyak pada pertengahan dan menurun pada akhir dasarian.

Perlu diwaspadai dampak dari peningkatan curah hujan mulai menjelang pertengahan dasarian II Mei 2019.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada serta mengantisipasi potensi munculnya genangan, terutama pada pemukiman di sekitar daerah aliran sungai.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved