News Analysis

Komposisi DPD RI Dinilai Komposisi Etnis Besar, Erdi: Harus Tampil Maksimal Perjuangkan Kalbar

Dr. Erdi, M.Si yang juga Staf Ahli Rektor Bidang Kerjasama menilai jika komposisi DPD RI asal Kalbar merupakan komposisi etnis besar

Komposisi DPD RI Dinilai Komposisi Etnis Besar, Erdi: Harus Tampil Maksimal Perjuangkan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengamat Kebijakan dan Politik Untan, Dr. Erdi, M.Si

Komposisi DPD RI Asal Kalbar Dinilai Komposisi Etnis Besar, Erdi: Harus Tampil Maksimal Perjuangkan Kalbar

News Analysis Pengamat Kebijakan dan Politik Untan, Dr. Erdi, M.Si

PONTIANAK - Pengamat Kebijakan dan Politik Untan, Dr. Erdi, M.Si yang juga Staf Ahli Rektor Bidang Kerjasama menilai jika komposisi DPD RI asal Kalbar merupakan komposisi etnis besar.

Berikut kata Dr. Erdi, M.Si

Komposisi DPD RI dari wilayah Kalimantan Barat adalah Cristiandy Sanjaya (406.304); Maria Goreti (287.341); Erlinawati (259.058) dan Sukiryanto (220.937).

Dari komposisi keanggotaan DPD-RI di atas, terbersit komposisi etnik dalam susunan DPD-RI untuk Kalbar. Terbitan pemerintah tentang komposisi etnik memang sulit didapat karena data etnik dianggap tabu, tidak penting dan dapat membangkitkan semangat primordialisme sempit sehingga informasi atau terbitan pemerintah mengenai komposisi etnik hampir tidak dapat diperoleh, meskipun data ini nyata adanya.

Untuk memahami konteks ini, dapat dibaca karya Birnir (Ethnicity and Electoral Politics, 2007 hal 200) dan Elia dkk (Critical Ethnic Studies, 2016 hal 19-42).

Baca: Fadli Zon Minta Investigasi Meninggalnya Ratusan Petugas KPPS di Pemilu 2019, Ini Suatu Keanehan

Baca: Ini Satu Caleg Perempuan yang Akan Duduki Kursi DPR RI Dapil Kalbar 2

Baca: Daftar Pendatang Baru DPR RI Kalbar 1, Katherina Oendoen Hingga Erma Ranik Gagal Lolos

Dari dua sumber ini, yang ingin saya katakan adalah semangat etnik politik pada negara demokrasi tergarap apik dalam keluarga yang kemudian terkanalisasi melalui saluran politik dan kesamaan kepentingan dan lain-lain sehingga tergiring dan atau melahirkan pilihan politik secara silent tetapi hasilnya terbaca nyata dalam demokrasi.

Soal setuju dan tidak dengan pernyataan ini, tentu saya harus kembalikan lagi kepada pembaca.
Dalam kesempatan ini, menurut saya ada beberapa hal penting difahami dan tersepahami diantara keempat Anggota DPD Kalbar ini dalam menentukan fokus perjuangan mereka melalui kelembagaan DPD.

Cateris paribus yang mesti terbangun adalah “kepentingan etnik dan politik tidak boleh lagi muncul atau dimunculkan sebagai arah perjuangan, meskipun keterwakilan DPD datang dari sana”. Dengan cateris paribus tersebut, arah perjuangan DPD kita adalah sebagai berikut: 
Pertama, penguatan kesejahteraan dan akses rakyat dalam pelayanan public. Salah satu tugas utama DPD adalah mendorong dan mempercepat pemekaran daerah. Kalbar tidak hanya membutuhkan percepatan provinsi Kapuas Raya tetapi juga pemekaran kabupaten dan kota agar distribusi layanan public dan sumber-sumber kesejahteraan banyak mengalir ke daerah (Kalbar).

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved