Pemkot Pontianak Antisipasi Lonjakan Harga, Stok Sapi, Ayam, Ikan dan Telur Cukup Hingga Lebaran

Kadis Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan, Bintoro menjelaskan sebelum menyambut Ramadan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor

Pemkot Pontianak Antisipasi Lonjakan Harga, Stok Sapi, Ayam, Ikan dan Telur Cukup Hingga Lebaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MIA MONICA
Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Pemkot Pontianak, H M Bintoro saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/4/2019). 

Pemkot Pontianak Antisipasi Lonjakan Harga, Pastikan Stok Sapi, Ayam, Ikan dan Telur Cukup Hingga Lebaran

PONTIANAK - Selama Ramadan dan menghadapi Idulfitri 1440 H, Pemerintah Kota Pontianak telah mengantisipasi terkait lonjakan harga kebutuhan pokok utama seperti daging ayam, sapi dan telur maupun ikan.

Kadis Ketahanan  Pangan, Peternakan dan Perikanan,  Bintoro menjelaskan sebelum menyambut Ramadan pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor terkait stok pangan khususnya yang menjadi konsumsi utama.

Ia memastikan stok daging sapi, ayam, ikan dan telur yang biasanya akan meningkat permintaan dari masyarakat setiap tahunnya telah dikondisikan dan mencukupi.

"Kebetulan ini sudah  dibulan Suci Ramadan  dan masuk hari kelima, tiap malam saya mengecek pangan dipasar-pasar. Khususnya objek pasar besar dan memang ada kenaikan harga untuk ayam potong khususnya ukuran yang dibawah dua kilogram naik diangka Rp1000-3000," ucap Bintoro saat diwawancarai diruang kerjanya, Jumat (10/5/2019).

Baca: BREAKING NEWS - Gadis Belia Pontianak 2 Tahun Korban Cabul, Pria ED Ancam Sebar Foto & Video Vulgar

Baca: 7 Hotel di Pontianak yang Bisa Menjadi Referensi Kamu Berbuka Puasa

Empat kategori lauk dipastikannya telah aman sejauh ini. Untuk ikan dari tiga agen besar di Kota Pontianak telah  menyiapkan stok 450 ton ikan campuran dalam menghadapi Ramadan dan lebaran Idulfitri.

Kemudian persedian daging sapi atau sapi segar disampaikannya cukup memadai dan telah dikalkulasikan kebutuhan masyarakat maka stok sapi segar dipastikannya cukup.

Khusus dimasyarakat atau milik masyarakat telah  terdeteksi ada 750 ekor yang telah mengajukan surat dan penyuluh dari dinas  juga  mengecek pada masyarakat   mereka akan memotong dalam rangka menghadapi Idulftri.

"Sedangkan dikarantina ada 1500 ekor dan  di RPH ada 100 ekor siap potong. Jadi pertengahan bulan ini juga akan datang dari Kalteng 500 ekor," ucap Bintoro.

Ia menegaskan untuk persedian daging sapi  sudah mencukupi. Tapi untuk menghindari kenaikan memang sulit karena selalu mentjadi trens setiap tahun masyarakat selalu menaikan harga khususnya mereka yang memotong sendiri.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved