Masyarakat Minta PNS Tak Gunakan LPG 3 Kilogram

Sejumlah masyarakat Putussibau Utara mengucapkan terimakasih kepada pihak Pertamina dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu

Masyarakat Minta PNS Tak Gunakan LPG 3 Kilogram
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Warga Putussibau Utara, saat menunggu antrian untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram, di Halaman Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu, Jumat (10/5/2019). 

Masyarakat Minta PNS Tak Gunakan LPG 3 Kilogram

KAPUAS HULU - Sejumlah masyarakat Putussibau Utara mengucapkan terimakasih kepada pihak Pertamina dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, yang telah melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kilogram bersubsidi di wilayah Kecamatan Putussibau Utara.

"Alhamdulillah, hari ini dapat harga gas Elpiji 3 kilogram yang murah hanya Rp23.100 pertabung, karena ada operasi pasar LPG 3 Kilogram oleh Pertamina dan Pemerintah," ujar seorang warga Putussibau Utara, Senah (42) kepada Tribun, saat antri untuk mendapatkan LPG 3 Kilogram, di Halaman Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu, Jumat (10/5/2019).

Dengan ini, ibu anak tiga ini mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dan Pertamina yang telah memenuhi kebutuhan gas elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Kapuas Hulu. "Beberapa hari kemarin, gas langka dan kalau ada di toko dengan harga Rp 35 ribu hingga Rp 45 ribu per tabung," ungkapnya.

Baca: Wakil Bupati Sekadau Aloysius Laksanakan Safari Ramadan ke Batu Pahat untuk Kali Kedua

Baca: Kalahkan PDIP, Golkar Raih Suara Terbanyak di Ketapang

Warga lainya di Kecamatan Putussibau Utara, Irma (32) menyatakan, adanya operasi pasar LPG 3 Kilogram sangat membantu masyarakat yang miskin, untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram tersebut. "Kita tahu bahwa, bulan puasa seperti ini pemakai gas elpiji sangga tinggi," ujarnya.

Irma berharap, selama bulan puasa tidak ada lagi langka tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, dan harga standar Rp23.100 pertabung. "Saya berharap juga bagi warga yang mampu seperti PNS, jangan gunakan gas elpiji ukuran 3 kilogram, karena hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin," ungkapnya

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved