Kalimantan Jadi Pulau Modern Broadband Pertama, Wujudkan Desa Mandiri di Kalbar

Gubernur Kalbar menyambut baik dengan hadirnya Modern Broadband Island di Provinsi Kalimantan Barat bisa memperkuat jaringan internet

Kalimantan Jadi Pulau Modern Broadband Pertama, Wujudkan Desa Mandiri di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji bersama Direktur Network & IT Solution PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Zulhelfi Abidin dan Direktur Consumer Service PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Siti Choiriana meresmikan Kalimatan sebagai Modern Broadband Island di Kantor Telkom, Jalan Teuku Umar, Kamis (9/5). 

Kalimantan Jadi Pulau Modern Broadband Pertama, Wujudkan Desa Mandiri di Kalbar

PONTIANAK - Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji bersama Direktur Network & IT Solution PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Zulhelfi Abidin dan Direktur Consumer Service PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Siti Choiriana meresmikan Kalimatan sebagai Modern Broadband Island di Kantor Telkom, Jalan Teuku Umar, Kamis (9/5).

Gubernur Kalbar menyambut baik dengan hadirnya Modern Broadband Island di Provinsi Kalimantan Barat bisa memperkuat jaringan internet dan telekomunikasi yang ada di Kalbar. Selain itu juga bisa membantu Pemerintah Provinsi dalam tata kelolah pemerintahan yang lebih cepat, dan transparan serta lebih murah sehingga adanya efisiensi dalam anggaran.

"Untuk peningkatan SDM juga bisa kita lakukan melalui media internet, saya sangat menyambut ini. Apalagi ada wacana untuk pemidahan ibu kota negara di kalimantan sehingga infrastruktur telekomunikasi di pulau kalimantan sudah siap semuanya," ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji.

Tak hanya itu, dirinya menambahkan, dengan hadirnya Modern Broadband Island bisa membantu terciptanya desa mandiri yang ada di kalbar.

"Desa mandiri kita ada 2031 desa, saya yakin baru terakses internet itu baru 30 persen, dengan ini Modern Broadband kita bisa mempercepat namun kita minta juga BTS jaringannya untuk segera di sebar. Agar bisa memback up yang dipinggiran dan sudah memiliki jaringan cukup baik supaya pemerataan di seluruh Kalbar tidak hanya di spot-spot tertentu saja," tegasnya.

Baca: Dishub Akan Cek Kelayakan Kendaraan Jelang Lebaran

Baca: PREDIKSI SKOR Brighton Vs Manchester City, Selangkah Lagi The Citizens Juara Liga Inggris

Baca: Pasca Pemilu 2019, Golkar Sambas Bersiap Tatap Pilkada Serentak

Ditempat yang sama Direktur Network dan IT Solution PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengungkapkan Dengan infrastrktur fiber optic tersebut, masyarakat dapat menikmati akses internet dengan bandwidth hingga 100 Mbps. Proses pembangunan Fiberisasi pelanggan yang menggantikan kabel copper ke Fiber menggunakan teknologi FTTH ( Fiber To The Home ). Telkom di Kalimantan telah menggelar lebih dari 23.114 Km kabel akses berupa kabel Feeder dan Distrubusi ke arah pelanggan Indihome dan menyediakan sebanyak 680 ribu port untuk pelanggan.

“Seluruh wilayah di Pulau Kalimantan saat ini telah dilayani dengan kabel fiber optic, meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimatan Utara. meliputi 56 Kabupaten dan Kota sudah terjangkau Optik,” ujar Zulhelfi Abidin.

Untuk mendukung uplink yang menghubungkan antar daerah di Kalimantan serta ke Luar pulau Kalimantan, di bangun kabel backbone yang menghubungkan seluruh kota yang ada di Kalimantan.

"Telkom telah membangun sepanjang 8.977 Km kabel darat dan 6.314 Km kabel laut. Khusus di Tahun 2018 sampai 2019 ini di Kalimantan, Telkom telah menyelesaikan Pembangunan FO IKK (Ibu Kota/ Kabupaten) di lokasi-lokasi terluar seperti di Kabupaten Malinau, Kabupaten Tanah Tidung, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Tanah Bumbu (Kotabaru) , Kabupaten Kapuas Hulu (Putusibau) dan Kabupaten Mahakam Hulu," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved