Gagalkan Upaya Penyelundupan WNI ke Malaysia, Korban Ditumpuk Tas Agar Tak Ketahuan Petugas

Anggota Polsubsektor Border PLBN Entikong dan Petugas Imigrasi Entikong mengagalkan upaya pengiriman tiga WNI asal Nusa Tenggara Barat

Gagalkan Upaya Penyelundupan WNI ke Malaysia, Korban Ditumpuk Tas Agar Tak Ketahuan Petugas
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tiga WNI asal NTB saat diamankan di Mapolsek Entikong, Selasa (7/5/2019). 

Gagalkan Upaya Penyelundupan WNI ke Malaysia, Korban Ditumpuk Tas Agar Tak Ketahuan Petugas

SANGGAU - Anggota Polsubsektor Border PLBN Entikong dan Petugas Imigrasi Entikong mengagalkan upaya pengiriman tiga WNI asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka diduga akan diselundupkan ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Selasa (7/5/2019).

Selain tiga WNI, Petugas juga mengamankan seseorang berinisial IT yang membawa ketiganya.

“Untuk mengelabui petugas, dua di antara tiga korban disembunyikan pelaku di bagasi belakang kendaraan yang mereka tumpangi sambil ditumpuk dengan tas bawaan," kata Kapolsek Entikong Kompol Amin Siddiq melalui rilisnya, Kamis (9/5/2019) malam.

Kapolsek menjelaskan, pengungkapan dugaan penyelundupan tersebut berawal dari kecurigaan petugas ketika tersangka inisial IT membawa korban untuk mengecap paspor di Tempat Pemeriksaan Imigrasi PLBN Entikong.

“Pada waktu dilakukan pemeriksaan paspor, petugas menemukan perbedaan foto di paspor dengan orang yang ada pada saat itu. Dari kejadian itu, petugas Imigrasi bersama Polsek Entikong melakukan pemeriksaan lebih detil terhadap orang maupun kendaraan," katanya.

Pada saat pemeriksaan kendaraan, lanjut Kapolsek, Yang membawa pelaku dan korban, petugas menemukan dua orang bersembunyi di bawah tumpukan tas pada bagasi belakang mobil.

Baca: Pentingnya Puasa Sebulan Penuh, Memanusiakan Manusia

Baca: Celine Evangelista Berjilbab Saat Buka Puasa Bareng Artis, Tanggapan Stefan Willian Jadi Sorotan

Baca: Tumbuhkan Perekonomian Daerah dengan KITE IKM Bea Cukai Kalbar Koordinasi dengan Disperindag

“Mendapati fakta itu, petugas kemudian memeriksa keduanya, dan terungkap IT akan menyelundupkan tiga orang ke Malaysia, dua di antaranya  masih anak bawah umur,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, dua korban yang ditumpuk tas itu keadaannya sehat, mereka dikondisikan oleh IT untuk sembunyi dibagasi belakang sebelum memasuki PLBN.

“Ini modus untuk mengelabui petugas seolah-olah kendaraan itu tanpa penumpang, ”jelasnya.

Para korban, lanjut Kapolsek, dijanjikan oleh pelaku bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Malaysia.

Atas perbuatannya itu, IT dijerat UU nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara.

Sementara itu, dalam pengungkapan penyelundupan WNI ke Malaysia ini adalah kasus ke tiga yang ditangani Polsek Entikong dalam tahun 2019.

“Sebelumnya, pada Februari dan Maret Polsek Entikong juga menangani kasus serupa. Terhadap dua kasus itu sekarang sudah masuk tahap II,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved