Atbah Dukung Indonesia Jadi Ekonomi Terkuat di Dunia

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, hadir pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta

Atbah Dukung Indonesia Jadi Ekonomi Terkuat di Dunia
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Berfoto bersama dengan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, serta perwakilan Bappeda Kabupaten Sambas di kegiatan Musrenbang Nasional. (Istimewa) 

Atbah Dukung Indonesia Jadi Ekonomi Terkuat di Dunia

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, hadir pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta, pada Kamis (9/5/2019) lalu.

Dalam Musyawarah Rencana Pembanggunan (Musrenbang) Nasional itu, dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Dimana Musrenbang Nasional dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Usai mengikuti Musrenbang Nasional, Bupati Sambas menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan pemerintah.

Menurutnya, keinginan pemerintah untuk bisa masuk kedalam kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia harus didukung.

"Arahan Presiden dalam musrenbang nasional sangat jelas. Pemerintah terus berupaya agar negeri ini bisa menjadi bagian, agar bisa menjadi negara yang masuk kedalam kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia," ujarnya.

Ia katakan, sesuai arahan RI 1, Atbah mengungkapkan investasi menjadi perhatian penting. Ia menjelaskan, seperti arahan Presiden sebelum-sebelumnya, Pelayanan Perizinan terutama untuk sektor usaha harus dipermudah.

Baca: Survei HP Ungkap Kesiapan Masa Depan Anak-Anak Sebagai Perhatian Terbesar Orang Tua Indonesia

Baca: DAFTAR Jumlah Perolehan Suara 6 Calon DPD RI di Kota Singkawang

Baca: 7 Resep Makanan Buka Puasa dari Telur, Menu Hemat Anti Ribet!

"Presiden menegaskan kembali, harus cepat dalam melayani, konsepnya bagaimana investor merasa mudah berinvestasi di Indonesia," ingatnya.

Presiden kata Atbah, juga menyoroti permasalahan perizinan terutama yang menghambat di sektor usaha. Bahkan dia menuturkan, Presiden akan mempertegas dan mendorong kembali niat semua pihak untuk mendukung Indonesia menjadi Negara dengan Kekuatan Ekonomi Terbesar kelima di dunia.

"Semua unsur pemerintahan diingatkan Presiden agar mengevaluasi rumitnya birokrasi dan banyaknya lembaga perizinan yang menghambat peluang negeri ini menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia," tuturnya.

Ia juga mengatakan, Presiden dengan tegas menyebutkan banyak lembaga yang tidak punya kontribusi signifikan terhadap negara mewujudkan rencana ekonomi.

"Selain issue perizinan, pembangunan birokrasi, Presiden juga menggaris bawahi pembangunan SDM Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Terkait dengan arahan Presiden pada Musrenbang Nasional, Atbah menuturkan akan menindak lanjuti dengan sebaik-baik mungkin. Terutama terkait masalah perizinan, ia senada dengan Presiden untuk mempercepat perizinan di Kabupaten Sambas.

"Pada prinsipnya, saya juga menginginkan ramai investor yang berinvestasi di Kab Sambas. InsyaAllah kemudahan-kemudahan akan kita hadirkan sesuai prosedur yang berlaku," paparnya.

Untuk diketahui, Pada Musrenbang Nasional itu, Bupati yang didampingi langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan dan Perwakilan Bappeda Kabupaten Sambas.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved