Tiga Kali Tembakan Peringatan Tak Dihiraukan, Begal di Sungai Pinyuh Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh meringkus dua orang pria pelaku begal berinisial MI (22) alias Ican dan IW (27) alias Imam di Gang Tani

Tiga Kali Tembakan Peringatan Tak Dihiraukan, Begal di Sungai Pinyuh Dilumpuhkan dengan Timah Panas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Begal di Sungai Pinyuh berinisial MI (22) alias Ican sedang mendapat perawatan medis usai ditembak di bagian mata kaki kanan oleh Polisi. 

Tiga Kali Tembakan Peringatan Tak Dihiraukan, Begal di Sungai Pinyuh Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

MEMPAWAH - Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh meringkus dua orang pria pelaku begal berinisial MI (22) alias Ican dan IW (27) alias Imam di Gang Tani, Jalan Raya Sui Pinyuh-Mempawah, Rabu (8/5/2019).

Ican dan Imam membegal dua orang remaja wanita bernama Safitri (19) dan Anina (15) yang sedang mengantar pesanan kue di Jalan Pendidikan, Sungai Pinyuh, Selasa (7/5) sekira pukul 17.30 sore.

Pelaku berhasil membawa kabur dua unit Hp milik korban dan menganiaya korban dengan cara memukul Anina dengan helem.

Satu diantara pelaku bernama Ican terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur setelah tiga kali tembakan peringatan ke udara tak di hiraukan.

Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol Sunaryo mengatakan Ican diberi hadiah timah panas ke arah mata kaki kanan karena melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat di sergap.

Baca: Pihak SDN 39 Sungai Kakap Berharap Segera Ditemukan Solusi Pemindahan Jalan

Baca: Wabup Sujiwo Pastikan Bangun Jembatan Untuk Akses Jalan yang Tertutup di SDN 39 Sungai Kakap

Baca: AMAN Kapuas Hulu Dorong Pemda Akui Wilayah Adat

"Kronologis kejadian berawal dari laporan masyarakat bahwa ada dua ramaja wanita bernama Safitri dan Anina yang menjadi korban begal," ujarnya Kamis (9/5/2019).

Kompol Sunaryo mengatakan, usai mendapat laporan pihaknya langsung melakukan serangkaian penyelidikan, hingga akhirnya mendapat telepon dari ibu korban bahwa pacar anaknya bernama Bayu (19) melihat pelaku sedaang bertransaksi di tempat bermain billiard.

"Kita langsung melakukan pengejaran dan mengintai pelaku, namun saat itu kedua pelaku tidak ada di lokasi, namun Hp milik korban sudah diserahkan kepada calon pembeli namun belum di bayar," ungkapnya.

Kemudian, kata Kompol Sunaryo, pihaknya menunggu hingga pelaku kembali. "Akhirnya mereka kembali untuk bertransaksi, akhirnya kita menyergap pelaku, dimana saat itu pelaku Ican berusaha melarikan diri," imbuhnya.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara unit reskrim dengan pelaku, namun akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan dengan timah panas.

Usai diringkus, Imam dibawa ke Polsek Sungai Pinyuh untuk di interogasi sedangkan Ican dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk dilakukan pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di mata kaki kanannya.

"Saat diperiksa kedua pelaku mengakui perbuatannya, dan saat ini mereka masih ditahan di Polsek Sungai Pinyuh guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Kapolsek.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved