Satgas Pangan Polda Kalbar Turun Tangan Awasi Pangan Kota Pontianak

"Jika dilapangan ada kekurangan stok maka akan dicari benang merah penyebab hal tersebut terjadi," tegas Ditreskrimsus Polda Kalbar

Satgas Pangan Polda Kalbar Turun Tangan Awasi Pangan Kota Pontianak
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Direktur Reskrimsus Polda Kalimantan Barat, selaku ketua Satgas Pangan Provinsi Kalbar,Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah dalam Rapat Koordinasi Daerah Stabilitas Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1440H/2019M di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan A Yani Pontianak, Selasa (30/4/2019). 

Satgas Pangan Polda Kalbar Turun Tangan Awasi Pangan Kota Pontianak

PONTIANAK - Tim dari Satgas Pangan Polda Kalbar bersama BBPOM dan Pemkot Pontianak menggelar pengawasan terhadap  retail yang ada.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah yang turun langsung bersama tim mengawasi retail dan jajanan takjik buka puasa menegaskan pihak selama ini juga selalu melakukan monitoring  terhadap distribusi dan penjualan baik diretail maupun pasar tradisional.

"Ini bagian dari tim Satgas Pangan melakukan pengawasan dan  selama ini Satgas Pangan juga bekerjasama dengan pihak terkait termasuk bulog untuk melakukan pengecekan dipasar retail maupum tradisional," ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah saat diwawancarai, Kamis (9/5/2019).

Baca: Uji Sampel 12 Titik Pasar Juadah di Pontianak, BBPOM Nyatakan Semua Makanan Bebas Bahan Berbahaya

Baca: Diuji BBPOM, 58 Sampel Makanan dan Takjil Buka Puasa di Pontianak Negatif Bahan Berbahaya

Satgas Pangan disampaikan memiliki tiga hal yang harus dilakukan dalam  pengawasan diantaranya melakukan pengecekan ketersediaan stok bahan pokok. Hal itu dilakukan untuk memastikan stok tersedia kemudian satgas pangan juga akan mengawasi distribusi bahan pokok berjalan lancar. 

"Jika dilapangan ada kekurangan stok maka akan dicari benang merah penyebab hal tersebut terjadi," tegas Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah.

Baca: BBPOM Pontianak Sidak Bersama Tim Terpadu Kubu Raya Intensifkan Pengawasan Selama Ramadan

Kemudian tugas dari Satgas juga melakukan pengecekan terhadap harga sehingga dapat memastikan apakah ada lonjakan  harga yang akan berdampak pada inflasi atau tidak.

"Jika terjadi kelangkaan  terhadap pangan maka kita  akan meminta distributor untuk segera menyalurkan sembako yang tersimpan di gudang. konsekuensinya apabila terjadi kelangkaan dilapangan namun digudang masih menumpuk maka itu dikategorikan penimbunan dan bisa dipidana," tegasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved