Bea Cukai Entikong Hibahkan Barang Hasil Penindakan Selama Tiga Tahun ke Pemkab Sanggau

hibah ini adalah wujud komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk melindungi produksi dalam negeri

Bea Cukai Entikong Hibahkan Barang Hasil Penindakan Selama Tiga Tahun ke Pemkab Sanggau
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama usai kegiatan penyerahan hibah barang hasil penindakan periode 2015-2018 berupa 4.644 paket pestisida, 27 unit alat semprot hama, 1.181 bilah dan satu tas senjata tajam kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bea Cukai Entikong, Rabu (8/5/2019). 

Bea Cukai Entikong Hibahkan Barang Hasil Penindakan Selama Tiga Tahun ke Pemkab Sanggau, Berikut Rinciannya

SANGGAU - Bea Cukai Entikong menyerahkan hibah barang hasil penindakan periode 2015-2018 berupa 4.644 paket pestisida, 27 unit alat semprot hama, 1.181 bilah dan satu tas senjata tajam kepada Pemkab Sanggau, di Aula Kantor Bea Cukai Entikong, Rabu (8/5/2019). Barang-barang yang dihibahkan senilai Rp145.421.593 rupiah.

“Barang-barang ini adalah hasil sinergi bersama, selain penindakan Bea Cukai di PLBN Entikong dan sekitarnya. Ini juga bentuk penegakan fungsi kami sebagai community protector, ”kata Kepala Bea Cukai Entikong, Dwi Jogyastara melalui rilisnya, Rabu (8/5/2019).

Baca: Dishanpang Hortikan Sanggau Rekrut 20 Fasilitator Desa

Baca: Ini Nama-nama 6 Caleg DPRD Sanggau Dapil Sanggau V yang Diprediksi Lolos Periode 2019-2024

Dwi menjelaskan, barang-barang yang dihibahkan ini adalah barang larangan dan pembatasan impor yang dibawa pelintas batas melalui perbatasan dan tidak dapat diselesaikan kewajibannya oleh pemilik barang.

“Sehingga melanggar UU 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.
Selanjutnya barang tersebut dikuasai negara dan ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN), ”tuturnya.

BMN ini, lanjutnya, masih dalam kondisi baik, dan dipandang dapat memberi manfaat bagi pertanian ataupun perkebunan di Kabupaten Sanggau sehingga dihibahkan.

Sementara itu, Asisten III Setda Sanggau, H Joni Irwanto menyampaikan, Barang-barang hibah ini akan disalurkan kembali ke kelompok-kelompok tani yang aktif di Kabupaten Sanggau.

Baca: Ini Nama-nama 9 Caleg DPRD Sanggau Dapil Sanggau 4 Yang Diprediksi Lolos Periode 2019-2024

Baca: Jadwal Buka Puasa, Salat & Imsak Ramadan Sintang, Melawi, Kapuas Hulu & Sanggau 8 Mei 2019/3 Ramadan

“Nanti Bapak Bupati yang menetapkan kelompok-kelompok tani mana yang aktif. Dan kelompok tani ini harus menjadi motivasi, bukan berarti mengharapkan terus hibah dari barang sitaan seperti ini, ”ujarnya.

“Ini harus dipergunakan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin. mudah-mudahan bisa meningkatkan produk tani di Kabupaten Sanggau, ”tambahnya.

Joni menambahkan, hibah ini adalah wujud komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk melindungi produksi dalam negeri dan melindungi masyarakat dari ancaman produk ilegal.

“Keadaan ini harus bisa dimengerti oleh masyarakat perbatasan untuk memasukkan produk hanya melalui mekanisme resmi. Penegakan hukum ini untuk melindungi masyarakat dan industri dalam negeri. Masyarakat harus pahami ini, ”pungkasnya. (hen)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved