Sandiaga Uno Minta Situng di Audit, JaDI Kalbar: Sah-sah Saja

Sebagai peserta pemilu sah-sah saja jika ada permintaan untuk melakukan audit terhadap Situng KPU

Sandiaga Uno Minta Situng di Audit, JaDI Kalbar: Sah-sah Saja
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty 

Sandiaga Uno Minta Situng di Audit, JaDI Kalbar: Sah-sah Saja

News Analysis Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty

PONTIANAK - Sandiaga Uno meminta Situng dilakukan audit. Menanggapi hal ini Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty menyampaikan hal berikut!

Sebagai peserta pemilu sah-sah saja jika ada permintaan untuk melakukan audit terhadap Situng KPU, tetapi sebaiknya jangan meminta Situng KPU dihentikan karena Situng KPU adalah akses informasi yang sangat penting bagi masyarakat untuk mendapatkan gambaran tentang hasil pemilu.

Karena Situng bukanlah hasil resmi tetapi sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat, karena Situng yang di keluarkan KPU merupakan sumber data yang dikeluarkan oleh lembaga negara yang memang berwenang dalam melaksanakan Pemilu itu sendiri yaitu KPU.

Terkait kekeliruan input data yang salah tentu ini bisa dilakukan koreksi untuk perbaikan karena Situng ini sifatnya hanya menyajikan informasi bukan hasil resmi, disini lah manfaat dari Situng yang terbuka dan bisa diakses oleh masyarakat semua bisa mengetahui bahwa ada terjadi kekeliruan input data dan KPU segera merespon untuk melakukan perbaikan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di RCTI Semifinal Liverpool Vs Barcelona Tanpa Pemain Utama

Baca: Hasil Pilpres 2019 Sementara Data C1 KPU Masuk 69,10% Cek Suara Jokowi Vs Prabowo

Baca: Nekat Curi Handphone Tetangga, Pria 39 Tahun Ini Dibekuk Unit Reskrim

Meski demikian KPU juga harus terbuka mengakui kekeliruan tersebut dan tidak boleh mencari alasan pembenar bahwa persentase kesalahan input yang terjadi persentasenya sangat kecil hanya sekian persen dari jumlah TPS, ini sangat tidak baik karena sebagai penyelenggara Pemilu selalu dituntut untuk bekerja profesional dan detail.

Penyelenggara pemilu harus memahami bahwa bagi peserta pemilu satu suara itu sangat berharga, sehingga harus lebih cermat dan teliti dalam menginput data hasil perolehan suara paslon karena hasil input data di Situng akan di lihat dan diakses oleh masyarakat.

Keberadaan Situng KPU lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved