KRONOLOGI Kasus Suap Pileg Kubu Raya, Teror Oknum Caleg hingga Uang Rp 100 Juta

Hal ini terungkap setelah dua petinggi penyelenggara pemilu MM dan BS yang sudah menerima uang suap senilai Rp 100 juta

KRONOLOGI Kasus Suap Pileg Kubu Raya, Teror Oknum Caleg hingga Uang Rp 100 Juta
NET/ISTIMEWA
Ilustrasi 

KRONOLOGI Kasus Suap Oknum Caleg, PPK dan Panwascam Kembalikan Rp 100 Juta hingga Teror

PONTIANAK - Demi mewujudkan keinginan untuk lolos menjadi anggota legislatif, seorang oknum legislatif nekat memberikan uang ratusan juta kepada petugas penyelengara pemilu.

Hal ini terungkap setelah dua petinggi penyelenggara pemilu MM dan BS yang sudah menerima uang suap senilai Rp 100 juta melaporkan kejadian ini ke Polresta Pontianak.

Kepolisian Resor Kota Pontianak menerima laporan dugaan suap yang melibatkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Sungai Raya, MM, dan Ketua Panitia Pengawas Kecamatan Sungai Raya, BS.

Kedua oknum penyelenggara Pemilu ini diduga menerima suap sebesar Rp100 juta, agar calon legislatif (Caleg) berinisial Sl, lolos sebagai anggota legislatif.

“Ada Caleg yang ingin mencari suara, dengan ada deal-deal tertentu. Dengan dana tersebut, diharapkan suara bisa mencukupi,” ungkap Kapolresta Pontianak, Komisaris Besar Polisi Anwar Nasir, Senin, (06/05/2019).

Baca: Ketua PPK dan Panwascam di Kubu Raya Diduga Terima Suap Rp 100 Juta dari Oknum Caleg

Kombes Pol Anwar menerangkan, kronologi awal terungkapnya kasus ini lantaran dua oknum penyelenggara pemilu tersebut merasa terancam.

Pasalnya perolehan suara Sl belum terpenuhi.

Padahal, keduanya telah menerima uang sebesar Rp100 juta untuk meloloskan Sl sebagai anggota legislatif dengan mengalihkan perolehan suara.

Uang suap diterima dalam dua kali penyerahan, di Hotel Gardenia, pada tanggal 25 April dan 26 April 2019.

Halaman
123
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved