Kapolresta Pontianak Akan Tindak Tegas Pemain Layang-layang

Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir menegaskan, pihaknya akan menangkap semua pemain layang-layang

Kapolresta Pontianak Akan Tindak Tegas Pemain Layang-layang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Layangan menggunakan kawat yang tersangkut di kabel listrik, Jalan Veteran Ujung, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah belum lama ini. 

Kapolresta Pontianak Akan Tindak Tegas Pemain Layang-layang

PONTIANAK - Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir menegaskan, pihaknya akan menangkap semua pemain layang-layang. Lantaran ini bukan lagi permainan rakyat, melainkan perbuatan yang mengancam keselamatan jiwa.

“Saya, Wali Kota Pontianak dan Bupati Kubu Raya sepakat melarang permainan ini. Bahkan yang menjual layang-layang pun akan disanksi,” ujarnya, Selasa (7/5).

Anwar menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya surah membuat aturan untuk menjerat pemain layang-layang. Sementara dari kepolisian menggunakan KUHP.

Baca: Citra Kirana Curhat Sudah Putus dengan Ali Syakieb, Padahal Sudah Lamaran & Siapkan Rumah

Baca: Tersedia 10 Kursi, Ini Nama-nama Caleg DPRD Landak Dapil 2 yang Diprediksi Lolos Periode 2019-2024

Baca: Live Streaming Ceramah Ustadz Abdul Somad di TVOne Jelang Berbuka Puasa dan Indahnya Ramadhan 2019

Pemain layang-layang yang menyebabkan korban atau meninggal, jelas Anwar, akan disangkakan dengan Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Dia juga memerintahkan jajarannya untuk memantau wilayah masing-masing. Permainan layang-layang ini sudah menjari atensi pihaknya.

"Sudah banyak kasus luka-luka bahkan meninggal akibat permainan layang-layang. Karena terkena kawat atau gelasan layang-layang,” ungkap Anwar.

Ia mengatakan, para pemain layang-layang di Kota Pontianak banyak menggunakan kawat. Sudah banyak korbannya yang kesetrum karena talinya tersangkut ke kabel listrik.

Selain tali kawat, banyak pula yang menggunakan gelasan yang terbuat dari pecahan kaca dan sangat tajam. Ketika putus, ditarik dengan gerinda. Sudah banyak pengendara yang terbeset tali layang-layang ini.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved