Amankan TSK Ujaran Kebencian, Kapolresta Pontianak Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Polresta Pontianak telah menetapkan satu orang tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial Facebook

Amankan TSK Ujaran Kebencian, Kapolresta Pontianak Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Yumasani
Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir 

Amankan TSK Ujaran Kebencian, Kapolresta Pontianak Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

PONTIANAK - Polresta Pontianak telah menetapkan satu orang tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial Facebook.

Kapolresta Pontianak Kombespol Muhammad Anwar Nasir menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyalahgunakan media sosial dan bijak dalam menggunakan media sosial.

"Kepada masyarakat, khusus pada netizen jangan lah membuat postingan yang bentuknya ujaran kebencian, karena itu pasti ada pidananya, apalagi itu sifatnya yang dapat memicu kelompok - kelompok masyarakat untuk bergerak, apalagi sifatnya sara ini sangat sensitif,"himbaunya.

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa kondisi masyarakat dan tidak mudah reaktif.

Baca: Tersedia 7 Kursi, Ini Nama-nama Caleg DPRD Landak Dapil 3 yang Diprediksi Lolos Periode 2019-2024

Baca: Live TVOne Catatan Demokrasi Kita Selasa (7/5) Malam Ini, Ada Rocky Gerung & Haris Azhar

Baca: Ketua KPU Sanggau: Penetapan Caleg Terpilih Usai Pleno Tingkat Nasional

Bila ditemui adanya hal - hal ujaran kebencian di media sosial, ia menghimbau agar masyarakat melaporkan hal tersebut kepihak berwajib.

"Dan kepada masyarakat yang dapat terpicu dengan postingan yang ada, jangan juga terlalu rektif, sampaikan kepada kami agar kami bisa melakukan tindakan hukum kepada yang bersangkutan, sehingga jangan sampai yang lain ikut terprovokasi,,"pesannya.

Baca: Ima Mahdiah Jadikan Ahok Sebagai Sosok Inspiratif hingga Antarkan Dirinya Jadi Wakil Rakyat Jakarta

Baca: Unggul Agregat Gol 3-0, Liverpool Bisa Ikuti Jejak AS Roma Singkirkan Barcelona di Liga Champions

Dirinya pun mengapresiasi masyarakat Pontianak yang langsung menyerahkan kasus ujaran kebencian di Media Sosial FB pada beberapa waktu lalu di kota Pontianak kepihak Kepolisian.

Kombespol M. Anwar pun mengatakan dirinya akan terus melakukan pendekatan dengan masyarakat dengan mengadakan berbagai pertemuan dengan berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat di Kota Pontianak untuk selalu menjaga Silaturahmi.

"Pertemuan rutin kita laksanakan dengan berbagai tema,, bahkan dalam sebulan kita bisa beberapa kali bertemu dengan tokoh masyarakat, intinya kita menjaga kerukunan antara umat beragama, antar masyarakat multi etnik yang ada di Pontianak dan Kubu Raya, dan topik ini (ujaran kebencian) akan kita angkat, agar tidak terjadi dikemudian hari lagi, agar masyarakat tidak memposting lagi berita yang sifatnya ujaran kebencian, dan juga tidak mudah terprovokasi, bila ada hal tersebut, dan ini juga merupakan PR bagi kami , untuk segara bertindak ketika ada hal - hal sepeti ini, agar tidak masyarakat yang bertindak bila ada sesuatu dan lain hal,"paparnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved