Internasional

Tiga Pekan Menghilang, Pemerintah Rahasiakan Kondisi Presiden Vietnam

Beragam rumor berkembang terkait kesehatan presiden Vietnam, Nguyen Phu Trong, yang tidak muncul ke publik selama tiga pekan terakhir.

Tiga Pekan Menghilang, Pemerintah Rahasiakan Kondisi Presiden Vietnam
Getty Images
Presiden Vietnam, Nguyen Phu Trong 

Adapun, warganet bernama Nguyen Trung Kien menilai China bakal meraup keuntungan dari Vietnam yang melemah.

Nguyen Phu Trong meraup popularitas dari program antikorupsi yang dijanjikannya.

Kekuasaan

Kondisi kesehatan Trong kini lebih dirahasiakan dibanding sebelumnya.

Oktober lalu, Trong mengambil alih kursi kepresidenan menyusul presiden Tran Dai Quang yang wafat, usai mengidap penyakit dalam kurun waktu lama.

Hingga kini, penyakit yang menyerang Dai Quang masih terus dirahasiakan.

Sejumlah pengamat belakangan membandingkan Trong dengan Presiden China, Xi Jinping, yang berstatus pimpinan partai sekaligus orang nomor satu di Tiongkok. Ini menyiratkan seberapa besar yang dipegang Trong di Vietnam.

Di balik usia dan citra konservatifnya, Trong meraup popularitas besar melalui gerakan antikorupsi. Sejauh ini sejumlah mantan menteri dan petinggi kepolisian ditangkap dengan dugaan rasuah.

Romor terkait kesehatan Trong pun sekarang dihubungkan dengan pimpinan revolusi sekaligus pendiri Partai Komunis Vietnam, Ho Chi Minh.

Pada 1966, dalam usia 76 tahun, Ho Chi Minh mengidap stroke dan kehilangan satu lengan. Ia wafat tahun 1969. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Di mana Presiden Vietnam yang 'menghilang' sejak tiga pekan lalu?

Editor: Dian Lestari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved