Ini Pesan Menyentuh Gubernur Kalbar Usai Tarawih Pertama di Masjid Raya Mujahidin

Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji menyampaikan beberapa pesan yang cukup menyentuh kepada umat Islam pada momentum Ramadan 1440 hijriah

Ini Pesan Menyentuh Gubernur Kalbar Usai Tarawih Pertama di Masjid Raya Mujahidin
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memberikan tausiah sekaligus meluncurkan aplikasi penyaluran infaq digital Yayasan Mujahidin saat tarawih pertama di Masjid Raya Mujahidin, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (5/5/2019) malam. 

Ini Pesan Menyentuh Gubernur Kalbar Usai Tarawih Pertama di Masjid Raya Mujahidin

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji menyampaikan beberapa pesan yang cukup menyentuh kepada umat Islam pada momentum Ramadan 1440 hijriah.

Hal ini disampaikannya usai menjalani salat tarawih pertama di Masjid Raya Mujahidin, Minggu (5/5/2019).

"Alhamdulillah kita diberikan kesempatan menjalankan ibadah di bulan ramadan 1440 Hijriah. Mari kita tingkatkan kualitas ibadah kita, mari kita selalu perbaiki dan empati terhadap saudara kita yang membutuhkan, apapun dari kita," ujarnya

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini mengajak kepada umat Islam agar menjadikan momentum bulan ramadan kali ini untuk memperbaiki dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

Baca: PBB dan PKPI Mampu Kantongi Seribu Lebih di Kapuas Hulu

Baca: Suara Partai dan Caleg 11.082 Suara, Jhon Itang Peroleh 4.277 Suara

Baca: Suara Caleg Provinsi PAN di Kapuas Hulu Paling Besar 2.459 Suara

"Kita perbaiki diri kita, keluarga kita lingkungan kita. Kita tingkatkan ibadah pemahaman terhadap ayat-ayat suci Alquran, hadis Rasulullah dan pemahaman terhadap sumber-sumber hukum Islam lainya," katanya

Dewan Pembina Masjid Raya Mujahidin ini berharap bahwa ramadan pada tahun ini, menjadi ibadah terbaik yang dilaksanakan.

"Saya mengajak, isi waktu semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas ibadah kita untuk menambah ibadah kita , agar menjadi tahun dengan ibadah terbaik selama hidup kita. Insyaallah, Allah akan memberikan pahala terbaik untuk kita menjadi bekal kehidupan yang pasti akan kita lalui," ujarnya

Midji berpesan bahwa didunia ini tidak ada yang kekal. Semua akan kembali kepada Allah SWT.

"Tak ada kepastian apapun didunia ini selain mengakhir hidup, meninggal atau berpulang ke rahmatullah. Itu yang pasti, apapun yang kita lakukan itu hanya ikhtiar, Allah yang menentukan," tukasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved