3 Alasan Musa Tandatangani PKS Transaksi Non Tunai Pengelolaan Dana Desa dengan Bank Kalbar

Dengan penerapan sistem non tunai juga, uang tidak lagi bisa digunakan secara sembarangan oleh para perangkat Desa.

3 Alasan Musa Tandatangani PKS Transaksi Non Tunai Pengelolaan Dana Desa dengan Bank Kalbar
manado.tribunnews.com
Ilustrasi 

3 Alasan Musa Tandatangani PKS Transaksi Non Tunai Pengelolaan Dana Desa dengan Bank Kalbar

KUBU RAYA - Kapala Desa Parit Baru, Musa ungkap tiga alasan dirinya turut serta dalam menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Desa dengan Bank Kalbar tentang Implementasi Transaksi Non Tunai dalam Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Kubu Raya.

“Pertama efisiensi, kedua untuk keamanan dan ketiga mengenai manfaat dari penerapan sistem non tunai itu sendiri,” kata Musa kepadaTribun, Senin (6/5/2019).

Efisiensi yang ia maksud ialah mengenai efektivitas waktu dan tenaga dalam praktek non tunai ini.

Baca: Bupati Mempawah Desak BPD Awasi Pengelolaan Keuangan Desa

Baca: Penerapan Siskeudes Pengelolaan Dana Desa di Kubu Raya, Nursyam: Masih Ada Beberapa Kendala

Sedangkan keamanan, adalah mengenai jaminan atas keamanan kepada semua pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan pembayaran non tunai tersebut.

“Dari segi keamanan kami ndak perlu lagi ambil uang ratusan juta dari bank lalu kita bawa ke kantor desa lalu kita setorkan lagi ke toko bangunan,” kata Musa.

Dengan penerapan sistem non tunai juga, uang tidak lagi bisa digunakan secara sembarangan oleh para perangkat Desa.

Jadi, menurut Musa, selain melindungi Kepala Desa dan staf, juga melindungi keamanan dari sisi yang lainnya, misalnya ketika melakukan pembayaran terhadap pihak lain dan sebagainya.

Baca: Ustadz Abdul Somad Batal Ceramah di Pontianak dan Kubu Raya pada Bulan Ramadhan 2019

Baca: SDM Jadi Kendala BUMDes di Kubu Raya, Kesulitan Menemukan Manajemen Mumpuni

“Artinya kita tidak perlu pegang uang dalam jumlah besar. Kami anggap gerakan non tunai ini sebenarnya mengamankan kepala desa agar tidak berbuat hal yang tak diinginkan,” katanya.

Untuk itu, ia sangat mengapresiasi terhadap kebijakan Bupati ini.

“Mudah-mudahan ini menjadikan sebagai contoh bagi yang lain. Kami melihat ini sebagai bukti transparansi baik tingkat desa maupun masyarakatnya sediri,” tutupnya.

Penulis: Bella
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved