Kalbar 24 Jam
Kalbar 24 Jam - Viral Motor Polisi Ganjal Truk, Cak Imin Bangga PKB Sambas, hingga Geger Warga Tewas
Saat itu tengah terjadi kemacetan di Jembatan Kapuas 2 yang disebabkan oleh tronton Roda 10 mogok dan tidak bisa naik.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kalbar 24 Jam - Viral Motor Polisi Ganjal Truk, Cak Imin Bangga PKB Sambas, hingga Geger Warga Tewas
BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Mei pekan ini sejak, Jumat (3/5/2019)
Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.
Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya, Sabtu (4/5/2019).
1. Viral Foto Motor Polisi Ganjal Truk Kontainer yang Alami Rem Blong di Jembatan Kapuas 2

Jagad dunia maya Kota Pontianak dihebohkan dengan beredarnya foto dimana sebuah motor polisi tergilas truk kontainer di atas Jembatan Kapuas 2, Kabupaten Kubu Raya.
Kejadian ini pertama kali di posting oleh akun media sosial Instagram Pontianak Media sekitar pukul 09.30 WIB.
Sementara terdapat seorang polisi yang masih mengenakan helm berada di samping truk tersebut.
Terpisah, Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Syarifah Salbiah dalam siaran persnya di sebuah grup WA menjabarkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekira pukul 08.45 WIB.
Saat itu tengah terjadi kemacetan di Jembatan Kapuas 2 yang disebabkan oleh tronton Roda 10 mogok dan tidak bisa naik.
Truk tersebut berasal dari dari arah Simpang Brimob yang hendak menuju arah Simpang Kapur.
Kemudian, datanglah seorang anggota kepolisian mencoba mengamankannya dan mencoba untuk memundurkannya.BACA SELENGKAPNYA.......
2. Tiga Gadis Belia Jadi Korban Nafsu Bejat Oknum PNS, Oknum Perwira Polisi dan Ayah Tiri Kejam! Satu Berujung Maut

Dalam dua pekan terakhir, Kalimantan Barat dihebohkan dengan pemerkosaan anak dibawah umur.
Pelaku sendiri tak hanya orang dikenal korban dan malah pelaku adalah orang terdekat korban.
Bahkan sampai ada yang setelah diperkosa kemudian dibunuh.
Tribunpontianak.co.id merangkum peristiwa pemerkosaan yang terjadi selama dua pekan terakhir.
Oknum Polisi Kalbar Cabuli Gadis 13 Tahun
Oknum Anggota Polres Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat (Kalbar) berinisial AD, diduga melakukan kejahatan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun berinisial S.
Abang korban, A menceritakan, pihak keluarga pertama kali mengetahui kejadian memilukan itu pada Sabtu (27/4/2019) malam.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sambas, secara mengejutkan meraih empat kursi di DPRDKabupaten Sambas plus satu kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Atas prestasi ini, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pun merasa bangga.
“Sambas sangat membanggakan, dari nol kursi bisa pecah telur menjadi 5 kursi. Keberhasilan ini harus menjadi contoh untuk kader dan wilayah lain, apalagi saya sangat paham kader-kader PKB Sambas menghadapi banyak keterbatasan, namun di tengah keterbatasan yang ada mampu bergerak bersama rakyat dan mendapat kepercayaan yang begitu besar,” ungkap Cak Imin, Jumat (03/05/2019).
Baca: Dari 0 ke 5 Kursi di Parlemen, Pengamat Nilai PKB Sambas Buktikan Kegigihan
Baca: Dari Nol Raih 5 Kursi, Cak Imin Bangga Dengan PKB Sambas
“Untuk itu saya minta jaga kepercayaan rakyat dengan sebaik-baiknya, kembali lah ke masyarakat, bangun dan majukan Sambas. Usahakan Sambas menjadi contoh nasional bagaimana PKB mampu memajukan dan mensejahterakan suatu daerah. Sekali lagi selamat dan terima kasih atas kerja keras segenap kader PKB di Sambas,” tegasnya. BACA SELENGKAPNYA.......
4. Pekan Gawai Dayak Ke 34 Siap di Gelar, Bakal Dimeriahkan Ratusan Tamu dari Mancanegara, Catat Waktunya

Pekan Gawai Dayak di Kalimantan Barat akan segera kembali dilaksanakan pada tahun ini.
Kali ini, Pekan Gawai Dayak akan di helat sejak tanggal 20 Mei sampai tanggal 26 Mei 2019.

Warga Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung, Selasa kemarin, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang tergantung di pohon mangga.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu, terikat dengan seutas tali disamping rumah warga yang letaknya tidak jauh dari rumah korban.
"Korban di ketahui bernama Sunardi alias Koyok, ia diperkirakan berumur 52 tahun, kesehariannya korban bertani dan berkebun," ungkapnya, Jum'at (3/5/2019).
Baca: Kronologi Sunardi Tewas Gantung Diri di Pohon, Hebohkan Warga Sendoyan Sambas
Baca: Dugaan Bunuh Diri, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Dalam Sumur Belakang Rumah
Ia menuturkan, dari keterangan warga sekitar, korban kesehariannya dikenal sebagai orang yang periang.
"Kesehariannya dikenal warga orangnya periang tanpa menunjukkan jika korban memiliki masalah yang besar hingga bertekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri," jelas AKP Prayitno. BACA SELENGKAPNYA......
Yuk Follow Akun Instagram Tribunpontianak: