Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Viral Motor Polisi Ganjal Truk, Cak Imin Bangga PKB Sambas, hingga Geger Warga Tewas

Saat itu tengah terjadi kemacetan di Jembatan Kapuas 2 yang disebabkan oleh tronton Roda 10 mogok dan tidak bisa naik.

Kalbar 24 Jam - Viral Motor Polisi Ganjal Truk, Cak Imin Bangga PKB Sambas, hingga Geger Warga Tewas
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Viral Motor Polisi Ganjal Truk, Cak Imin Bangga PKB Sambas, hingga Geger Warga Tewas 

“Sambas sangat membanggakan, dari nol kursi bisa pecah telur menjadi 5 kursi. Keberhasilan ini harus menjadi contoh untuk kader dan wilayah lain, apalagi saya sangat paham kader-kader PKB Sambas menghadapi banyak keterbatasan, namun di tengah keterbatasan yang ada mampu bergerak bersama rakyat dan mendapat kepercayaan yang begitu besar,” ungkap Cak Imin, Jumat (03/05/2019).

Baca: Dari 0 ke 5 Kursi di Parlemen, Pengamat Nilai PKB Sambas Buktikan Kegigihan

Baca: Dari Nol Raih 5 Kursi, Cak Imin Bangga Dengan PKB Sambas

“Untuk itu saya minta jaga kepercayaan rakyat dengan sebaik-baiknya, kembali lah ke masyarakat, bangun dan majukan Sambas. Usahakan Sambas menjadi contoh nasional bagaimana PKB mampu memajukan dan mensejahterakan suatu daerah. Sekali lagi selamat dan terima kasih atas kerja keras segenap kader PKB di Sambas,” tegasnya. BACA SELENGKAPNYA.......

4. Pekan Gawai Dayak Ke 34 Siap di Gelar, Bakal Dimeriahkan Ratusan Tamu dari Mancanegara, Catat Waktunya

Panitia Pekan Gawai Dayak ke 34 bersama Bujang - Dara Dayak saat kunjungi kantor Tribun Pontianak, Sabtu (3/5/2019)
Panitia Pekan Gawai Dayak ke 34 bersama Bujang - Dara Dayak saat kunjungi kantor Tribun Pontianak, Sabtu (3/5/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO)

Pekan Gawai Dayak di Kalimantan Barat akan segera kembali dilaksanakan pada tahun ini.

Kali ini, Pekan Gawai Dayak akan di helat sejak tanggal 20 Mei sampai tanggal 26 Mei 2019.

5. Geger, Warga Sendoyan Sambas Temukan Sunardi Tewas Tergantung di Pohon Mangga
Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Warga Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung, Selasa kemarin, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang tergantung di pohon mangga.

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu, terikat dengan seutas tali disamping rumah warga yang letaknya tidak jauh dari rumah korban.

"Korban di ketahui bernama Sunardi alias Koyok, ia diperkirakan berumur 52 tahun, kesehariannya korban bertani dan berkebun," ungkapnya, Jum'at (3/5/2019).

Baca: Kronologi Sunardi Tewas Gantung Diri di Pohon, Hebohkan Warga Sendoyan Sambas

Baca: Dugaan Bunuh Diri, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Dalam Sumur Belakang Rumah

Ia menuturkan, dari keterangan warga sekitar, korban kesehariannya dikenal sebagai orang yang periang.

"Kesehariannya dikenal warga orangnya periang tanpa menunjukkan jika korban memiliki masalah yang besar hingga bertekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri," jelas AKP Prayitno. BACA SELENGKAPNYA......

Yuk Follow Akun Instagram Tribunpontianak:

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved