Gubernur Sutarmidji Sebut Kapal Ikan Asing Ilegal Masuk Indonesia Sebagai Kejahatan Terhadap Negara

Ia menilai kapal ikan asing Ilegal yang menangkap ikan di Indonesia merupakan sebuah kejahatan terhadap negara, dan wajib dihukum tegas.

Gubernur Sutarmidji Sebut Kapal Ikan Asing Ilegal Masuk Indonesia Sebagai Kejahatan Terhadap Negara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Gubernur Kalimantan Barat saat bakar barang bukti di kapal Ikan Asing Ilegal 

Gubernur Sutarmidji Sebut Kapal Ikan Asing Ilegal Masuk Indonesia Sebagai Kejahatan Terhadap Negara

PONTIANAK - 26 Kapal Ikan Asing Ilegal akan di musnahkan dengan cara di tenggelamkan di wilayah Kalimantan Barat oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan Indonesia, dan penenggelaman Pemusnahan ini di pimpin langsung oleh Menteri kelautan dan perikanan Indonesia Susi Pudjiastuti, Sabtu (4/5/2019).

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji yang turut hadir dalam acara ini mengungkapkan bahwa dirinya sacara pribadi mendukung pemusnahan ini, dirinya menilai malah tak elok bila Kapal Ikan Asing Ilegal ini dilelang.

"Kalau saya, saya setuju, kalau perlu di percepat, dilelang atau di serahkan kepada nelayan itu tidak mungkin, kita sudah pernah beberapa kali, pertama ya harus diperbaiki alat tangkapnya, modalnya dari mana, dan lagi sepertinya tak elok juga, kita seperti seakan - akan merampas barang bukti untuk memenuhi kebutuhan kita, dari sisi prestise negara tidak bagus, yang perlu itu ya kita tangkap, seminggu dua Minggu kita musnahkan,"tegasnya.

Baca: Puluhan Kapal Ikan Asing Ilegal di Kalbar Bakal Dimusnahkan Hari Ini

Baca: Gubernur Sutarmidji Dukung Pemusnahan Kapal Ikan Asing Ilegal di Indonesia.

Ia menilai, dengan proses hukum yang cukup panjang untuk pemusnahan barang bukti kapal seperti saat ini, dapat menimbulkan perkara baru, bila sang pemilik kapal bebas di pengadilan.

"Masalahnya, barang bukti kalau kita biarkaan dengan proses hukum yang sekarang cukup panjang, dan pelaku ini bebas, barang buktinya ada kerusakan, dia nuntut kita lagi, kalau kita misalnya buat aturan yang lebih ringkas, itu mungkin akan lebih baik,"tuturnya.

Ia menilai kapal ikan asing Ilegal yang menangkap ikan di Indonesia merupakan sebuah kejahatan terhadap negara, dan wajib dihukum tegas.

Baca: Sejarah Jangkar Kapal Raksasa di Museum Kalbar, Peninggalan Kapal Asing pada Abad ke-16

"Ini merupakan kejahatan terhadap negara, itu hukumannya harus tegas, inikan masalah integritas dan kredibilitas negara untuk mempertahankan ketika kita berhadapan dengan negara luar," jelasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved