Me Campus

Dalami Ilmu Kebidanan, Nur Baiti Yakin Lebih Siap Hadapi Takdir Menjadi Seorang Ibu

Karena baginya bidan adalah sahabat terdekat wanita yang selalu menghadapi berbagai permasalahan selama masa reproduksinya.

Dalami Ilmu Kebidanan, Nur Baiti Yakin Lebih Siap Hadapi Takdir Menjadi Seorang Ibu
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mahasiswi D4 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak, Nur Baiti 

Dalami Ilmu Kebidanan, Nur Baiti Yakin Lebih Siap Hadapi Takdir Menjadi Seorang Ibu

PONTIANAK - Indonesia adalah  penghasil bidan terbesar, namun Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih cukup tinggi. 

Hal ini membuat Nur Baiti tidak dapat menerima dan tinggal diam. 

Karena baginya bidan adalah sahabat terdekat wanita yang selalu menghadapi berbagai permasalahan selama masa reproduksinya.

Maka dari itu apabila ia telah menyelesaikan pendidikan kebidanan ini, maka dirinya ingin mengajak teman-teman di seluruh Indonesia mengabdikan diri di daerah-daerah tertinggal atau pedalaman.

Baca: Dinkes Sebut Peran Bidan Penting Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Baca: Seminar Nasional Penyelesaian Sengketa di Bidang Infrastruktur Melalui Arbitrase

Memberikan pelayanan kebidanan yang sesuai dengan standarisasi dengan mengutamakan pelayanan yang aman sehingga dapat menekan angka kematian ibu dan bayi.

Berikut penuturan lengkap sobat Me Campus kita, Nur Baiti, mahasiswi D4 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak, Semester 6 yang juga punya akun Instagram @baity.asiqin itu, Jumat (03/05/2019): 

"Alasan saya menjadi seorang bidan, jujur sebenarnya sejak kecil saya memang sudah bercita-cita menjadi seorang bidan, bisa membantu masalah kesehatan yang ada di masyarakat. menurut saya menjadi seorang bidan merupakan tugas yang sangat mulia dan juga bisa menjadi ladang pahala untuk kita sendiri,disamping hal tersebut saya ingin mebahagiakan orang tua saya dan ada akhirnya saya memutuskan untuk memilih Prodi D4 Kebidanan di Poltekkes Kemenkes Pontianak, Karena saya merasa senang dan tertarik ketika melihat seorang bidan yang dapat membantu mengatasi masalah orang-orang yang mempunyai masalah dengan kesehatannya,dan bidan terpandang baik dan sangat dihargai dimata masyarakat, disegani dan bahkan mereka hampir semua dianggap setara dengan profesi kedokteran. seperti membantu ibu melahirkan, berkonsultasi, membantu menangani berbagai macam penyakit,dan lainnya. Alasan saya selanjutnya adalah Menjadi bidan bisa membuat saya menjadi pribadi yang dewasa dan bertanggungjawab,dan Menjadi seorang bidan membuat kita siap menghadapi sebuah takdir seorang wanita yang akan kita semua alami. kita akan lebih siap dalam berbagai hal yang akan kita alami. sejak pendidikan kita dibekali ilmu mengurus bayi, kehamilan, nifas dan bayi baru lahir,". (Maudy)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved