Breaking News:

Momentum Hari Kartini, Pemda Kapuas Hulu Dorong Pemberdayaan Perempuan

Abdul Karim menjelaskan, peringatan hari Kartini ini dijadikan sebagai momentum tentang arti pentingnya peningkatan peran kaum perempuan

RA Kartini 

Momentum Hari Kartini, Pemda Kapuas Hulu Dorong Pemberdayaan Perempuan

KAPUAS HULU - Meski peringatan  Hari Kartini ke 140 tahun sudah berlalu, Staf Ahli Bupati Kapuas Hulu, Abdul Karim menyatakan bahwa peran RA Kartini menjadi sejarah masa silam. Pada masa pergerakan Nasional Kartini menunjukan bahwa, kaum wanita tidak tinggal diam untuk bersama sama kaum pria berjuang demi Bangsa dan Negara.

"Tujuannya untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum wanita, dengan gerakan sosial melalui lembaga pendidikan. Semangat dan kegiatan semacam ini telah dilaksanakan RA Kartini, sehingga setiap tanggal 21 April 2019 diperingati hari Kartini," ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).

Abdul Karim menjelaskan, peringatan hari Kartini ini dijadikan sebagai momentum tentang arti pentingnya peningkatan peran kaum perempuan diberbagai bidang pembangunan.

Baca: Anak Kerdil di Kapuas Hulu Cukup Tinggi, Ini Cara Pencegahannya

Baca: Bulog Pastikan Stok Sembako Aman di Kapuas Hulu Jelang Ramadan

“Kartini saat ini berperan ganda dalam keluarga, guna pencapaian kesejahteraan serta semangat kaum perempuan ini adalah untuk kesetaraan gender, kemudian perlindungan perempuan dari bentuk kekerasan apapun," ucapnya.

Menurutnya, dalam proposi emansipasinya, kaum perempuan juga harus memperhatikan kodrat dalam tugasnya sebagai seorang ibu, sebagaimana RA Kartini. Kaum wanita saat ini harus meneruskan cita-cita dan semangat Kartini dan tidak hanya memperingatinya saja.

"Dengan mengingat hari Kartini, kita mengingat pahlawan kaum perempuan yang tetap berpijak pada kodratnya sebagai perempuan, emansipasi jangan sampai lupa kodrat. Untuk itu kita akan terus mendorong pemberdayaan perempuan, sehingga menjadi subjek pembangunan yang dinamis, kreatif dan inovatif," ujarnya.

Baca: Jokowi Unggul di Perbatasan Kapuas Hulu

Baca: Penanggulangan Bencana Alam, Ini Langkah Pemda Kapuas Hulu

Maka dari itu, harus dilakukan dengan aksi nyata dalam pendidikan formal, untuk meningkatkan kualitas hidup kaum perempuan di masa-masa yang akan datang. Setiap perempuan harus mampu menjadi pembina kesejahteraan keluarga, sehingga keluarganya terbentengi dari hal-hal negative yang era sekarang ini cukup mengkhawatirkan.

“Seperti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, pornografi, perdagangan perempuan dan anak. Kemudian contoh kasus yang terjadi yakni pengeroyokan anak. Ini memperihatinkan kita semua. Maka kita harus menyadari arti penting peran dan fungsi masing-masing, kemudian meningkatkan keimanan dan ketaqwaan," ungkapnya. (rul)

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved