Kapolda Sebut Pengedar Narkoba Mau Kaya Secara Instan dengan Cara Salah

Pada pemusnahan ini, pihak Kepolisian juga menampilkan kelima tersangka atas pengungkapakan Narkoba belasan kilo ini.

Kapolda Sebut Pengedar Narkoba Mau Kaya Secara Instan dengan Cara Salah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Deratan tersangka pengedar Narkoba yang di amankan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar 

Kapolda Sebut Pengedar Narkoba Mau Kaya Secara Instan dengan Cara Salah

PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono pagi tadi memimpin langsung pemusnahan 13, 65 kg narkoba hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar pada bulan April 2019. Jumat (3/5/2019).

Pada pemusnahan ini, pihak Kepolisian juga menampilkan kelima tersangka atas pengungkapakan Narkoba belasan kilo ini.

Terdapat 5 tersangka yang di amankan pada kasus Narkoba ini, yang mana satu di antaranya merupakan seorang wanita, dan ia ditangkap bersama sang suami.

Baca: Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar Musnahkan Belasan Kg Narkoba

Baca: Kisah Tersangka Narkoba di Kalbar, Menyesal Tergiur Hasil Besar, Khawatirkan Buah Hati Tak Terurus

Irjen Didi Haryono menyeburkan bahwa para pelaku pengedar narkoba adalah orang - orang yang malas berusaha dan ingin kaya dengan cara instan dengan menggunakan cara yang salah.

"Ini banyak yang mengaku terkait dengan masalah ekonomi, 1 gram itu hampir 2 jutaan harganya, barangnya kecil harganya mahal, mereka mangakunya tekanan ekonomi dan sebagainya, padahal pemerintah sudah memberikan banyak sekali lapangan pekerjaan, karena dia malas aja ini, mau cepat, mau instan kaya, mana bisa mau cepat - cepat kaya, semua orang merayap dulu, semua bekerja dari bawah - bawah dulu, ini merupakan orang - orang yang mentalnya tidak baik," tegasnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved