TNI dan Polri di Kuala Behe Bersinergi dan Siap Berkerjasama dengan Manggala Agni Cegah Karhutla

Dari hasil koordinasi ini, pihak Desa dan Tim Terpadu Manggala Agni siap berkerja sama dengan Polsek Kuala Behe dan Anggota Koramil Air Besar

TNI dan Polri di Kuala Behe Bersinergi dan Siap Berkerjasama dengan Manggala Agni Cegah Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
TNI, Polri, Manggala Agni, berkoordinasi cegah Karhutla, Selasa (30/4/2019) 

TNI dan Polri di Kuala Behe Bersinergi dan Siap Berkerjasama dengan Manggala Agni Cegah Karhutla di Landak

LANDAK - Demi mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polsek Kuala Behe dan Anggota Koramil Air Besar beserta Tim Terpadu Manggala Agni.

Melaksanakan silahturahmi dan sekaligus berkoordinasi dengan Kades Nyayum di rumahnya di Dusun Engkalong, Desa Nyayum untuk membahas masalah Karhutla pada Selasa (30/4/2019).

Dari hasil koordinasi ini, pihak Desa dan Tim Terpadu Manggala Agni siap berkerja sama dengan Polsek Kuala Behe dan Anggota Koramil Air Besar dalam Penanggulangan dan Pencegahan Karhutla.

Baca: DDS di Rumah Warganya, Bhabinkamtibmas Polsek Sebangki Landak Sampaikan Ini

Baca: Kapolsek Menyuke Berikan Himbauan Kepada Penerima PKH di Landak

Dengan mengoptimalkan kegiatan Patroli bersama Tim Terpadu Manggala Agni, demi mencegah dan Menanggulangi Karhutla.

Selain itu juga, pihak Desa mendukung dan akan selalu melekat dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Terpadu Manggala Agni.

Baik yang bersifat mencegah mau pun tindakan, seperti ikut serta melaksanakan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang dampak, sebab dan akibat membuka lahan dengan membakar.

Supaya masyarakat sadar dan perduli serta menjaga lingkungan, hutan dan lahan.

Baca: Operasi Keselamatan Kapuas 2019, Polwan Polres Landak Jadi Instruktur Upacara di Sekolah

Baca: Jelang Rapat Pleno Tingkat Kabupaten, Sabhara Polres Landak Laksanakan Patroli

Bripka Heriyanto menuturkan, langkah-langkah Preemtiv akan tetap di lakukan dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla dan undang-undang yang mengaturnya.

"Sehingga diharapkan timbul kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan sembarangan, yang dapat mengakibatkan kebakaran baik itu hutan atau pun lahan perkebunan," ujar Bripka Heriyanto. (alf) 

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved