Kapolda Kalbar Apresiasi Acara Silahturahmi Kebangsaan Bersama FKUB Kalbar dan Perguruan Tinggi

Acara yang digelar oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Barat dengan menghadirkan Forkopimda Provinsi Kalbar

Kapolda Kalbar Apresiasi Acara Silahturahmi Kebangsaan Bersama FKUB Kalbar dan Perguruan Tinggi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Barat Forkopimda Provinsi Kalbar, Rektor beberapa Perguruan Tinggi di Kalbar, Para tokoh agama, pemuda dan mahasiswa saat Silahturahmi Kebangsaan di Ruang Rektorat lantai 3 Untan, kamis (2/4/019). 

Kapolda Kalbar Apresiasi Acara Silahturahmi Kebangsaan Bersama FKUB Kalbar dan Perguruan Tinggi serta Mahasiswa

PONTIANAK - Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono hadir di acara Silahturahmi Kebangsaan mengangkat tema Generasi Milenial, Generasi Z Generasi Panacisal (Meneguhkan persatuan dan kebhinekaan di Kalbar).

Acara yang digelar oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Barat dengan menghadirkan Forkopimda Provinsi Kalbar, Rektor dari beberapa Perguruan Tinggi di Kalbar, Para tokoh agama, pemuda dan mahasiswa di Ruang Rektorat lantai 3 Untan, kamis (2/4/019).

Irjen Pol Didi Haryono mengatakan momentum ini sangat baik untuk mensyukuri yang telah dilaksanakan terutama pada 17 April lalu yang berjalan lancar, aman, sukses dan tidak ada gangguan apapun.

Semuanya juga berjalan sesuai agenda nasional dan daerah.

Baca: Dewan Pendidikan Kalbar Dorong Kepala Daerah Keluarkan Pergub Soal PPBD Bersih Siswa Titipan

Baca: FKUB Gelar Silaturahmi Kebangsaan Meneguhkan Persatuan dan Kebhinekaan Masyarakat di Kalbar

Baca: 160 Tim Gabungan Bersenjata Lengkap Amankan Pleno Kabupaten Mempawah

"Kami dari kepolisian dan Kodam XII Tanjungpura mengapresiasi kegiatan ini, apalagi di ikuti seluruh komponen masyarakat, agama, pemuda bahkan mahasiswa," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat terus menjaga stabilitas keamanan yang sudah kondusif seperti sekarang.

Dirinya menyampaikan penanganan kasus pemilu sebanyak 42 itupun melalui gakumdu, beberapa ada yang diproses melalui pengadilan akan tetapi yang lain tidak cukup bukti dan dihentikan.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved