Ini Penjelasan DLH Pada Wali Kota Pontianak Terkait Sampah Menumpuk di Pasar Mawar

Edi Rusdi Kamtono menyatakan terjadinya tumpukan yangenggunung memang merupakan siklus tahunan menjelang puasa.

Ini Penjelasan DLH Pada Wali Kota Pontianak Terkait Sampah Menumpuk di Pasar Mawar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mellihat tumpukan sampah yang ada di Pasar Mawar dan ia mengultimatum DLH harus membereskannya dalam sehari, Kamis (2/5/2019). 

Ini Penjelasan DLH Pada Wali Kota Pontianak Terkait Sampah Menumpuk di Pasar Mawar

PONTIANAK - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Tinorma Butar-butar saat meninjau lokasi tumpukan sampah bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan terjadinya tumpukan yangenggunung memang merupakan siklus tahunan menjelang puasa.

Ia menyebutkan produksi sampah akan meningkat sekitar 30 persen menjelang puasa atau saat puasa.

"Kita sudah antisipasi setiap tahunnya menjelang puasa, kita gunakan alat berat atau excavator. Tapi kemaren pas kita mau menggunakan alat berat di PU operatornua sedang libur dan mau meminjam di Kubu Raya juga sedang maintenance," ucap Tinorma menjelaskan mengapa sampah sampai menumpuk di Pasar Mawar sehingga mengundang marah Wali Kota Pontianak, Kamis (2/5/2019).

Baca: VIDEO: Edi Kamtono Meradang dan Beri Jajaran Dinas Lingkungan Hidup Ultimatum

Baca: PHT 220 SB, Speaker Bar Untuk Menghidupkan Musik dan Film Menjadi Lebih Hidup

Baca: VIDEO: Penjelasan Kepala BNN Pontianak Terkait Ditangkapnya Warga Singkwang

Bahkan tahun ini pihaknya akan mengadakan alat berat karena dianggap akan efektif untuk menangani sampah yang ada di Pasar Mawat.

Selain itu, armada yang dimiliki DLH ada yang mengalami kecelakaan sehingga tidak bisa beroperasional.

"Sehari-hari pengangkutan sampah di sini 2 fuso sebanyak empat rit, dumptruk itu enam rit, dan 2 kontainer, itu biasanya bersih. Tapi ada angkutan yang kecelakaan sehingga baru hari ini dikeluarkan dari Polres," jelasnya.

Tinorma menegaskan pihalnya dari DLH terus mencoba semaksimal mungkin menangani sampah, tetapi karena kondisinya seperti ini sehingga terlihat tidak maksimal.

"Ini harus dievaluasi terus supaya ke depan semakin baik dan kita akan membeli alat berat untuk menangani sampah di Pasar Mawar ini," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved