Peringati May Day, Ribuan Buruh Sambangi Kantor DPRD Ketapang

DPC Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Ketapang, Lusminto Dewa mengatakan kalau ada lima organisasi yang bergabung

Peringati May Day, Ribuan Buruh Sambangi Kantor DPRD Ketapang
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Pihak Kepolisian berjaga di depan gedung DPRD Kabupaten Ketapang, dan tampak massa sedang berorasi pada peringatan hari buruh sedunia, Rabu (01/05). 

Peringati May Day, Ribuan Buruh Sambangi Kantor DPRD Ketapang

KETAPANG - Sebanyak sekitar ribuan buruh di Kabupaten Ketapang turun ke jalan untuk memperingati Hari Buruh Sedunia (Mau Day) yang jatuh pada hari ini, Rabu (01/05/2019).

Dari jumlah tersebut, di antaranya akan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) Ketapang, Lusminto Dewa mengatakan kalau ada lima organisasi yang bergabung untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kelima organisasi itu adalah DPC FSBSI Ketapang, Serikat Buruh Serikat Pekerja Ketapang (SBSPK), Serikat Pekerja Perkayuan dan Kehutanan Indonesia (SP- KAHUTINDO) serta dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) AMKI dan Poltek Ketapang.

"Kalau dari FSBSI sendiri, seribu orang buruh lah. Selain itu, akan ada juga dari serikat lain yang akan ikut," katanya saat ditemui, Rabu (01/05).

Baca: Tak Ada Tari LGBT dalam Peringatan Hari Tari di Pontianak, Yadi: Pelaku Kekerasan Harus Diusut

Baca: Edi Kamtono Mengajak Masyarakat Menjaga Kebersihan Kota

Baca: Kalbar 24 Jam - Oknum PNS Cabul, Pembubaran Hari Tari Sedunia, hingga Menteri Susi ke Pontianak

Lebih lanjut, Lusminto Dewa mengatakan dalam aksinya itu, para buruh menuntut fokus pada tiga hal. Tuntutan pertama adalah mengenai jaminan sosial, khususnya jaminan kesehatan. Kemudian jaminan pensiun dan upah layak.

"Fokus kita kepada BPJS, karena masih ada juga perusahaan yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Dan juga sebentar lagi kita akan menghadapi bulan puasa dan lebaran, kita minta kepada Pemerintah dan DPRD itu memberikan kontrol sosial kepada pengusaha untuk membayarkan THR sesuai mekanisme, " ungkapnya.

Aksi peringatan Hari Buruh di Ketapang sendiri dimulai pada pukul 09.00 Wib dari titik kumpul di lapangan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sepakat di jalan Sisinga Mangaraja. Massa kemudian bergerak melakukan long march menuju Kantor DPRD Ketapang.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved