Peringati May Day, Ratusan Buruh dan Mahasiswa Datangi Kantor DPRD Ketapang

Ratusan buruh yang tergabung dalam beberapa serikat buruh bersama-sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Politeknik Ketapang

Peringati May Day, Ratusan Buruh dan Mahasiswa Datangi Kantor DPRD Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Ketua DPC SBSI Ketapang, Lusminto Dewa saat membacakan tuntutan dan berorasi didepan gedung DPRD Kabupaten Ketapang pada peringatan hari buruh sedunia, Rabu (01/05). 

Peringati May Day, Ratusan Buruh dan Mahasiswa Datangi Kantor DPRD Ketapang

KETAPANG - Ratusan buruh yang tergabung dalam beberapa serikat buruh bersama-sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Politeknik Ketapang dan AMKI Ketapang menggelar aksi damai dalam rangka memperingati hari buruh atau may day di halaman kantor DPRD Ketapang, Rabu, (01/05/2019)

Dari pantauan, ratusan buruh dan mahasiswa tersebut tiba di halaman kantor DPRD Ketapang sekitar pukul 10.00 Wib.

Dan tampak Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir selaku anggota DPRD Ketapang dari 45 anggota DPRD yang hadir menyambut kedatangan ratusan massa.

Dalam orasinya, Ketua Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Ketapang, Lusminto Dewa mengatakan kalau masih banyak persoalan buruh yang belum tuntas di Kabupaten Ketapang, sehingga membuat pihaknya beserta beberapa serikat buruh melakukan aksi damai guna menyampaikan tuntutan dari seluruh buruh yang ada di Ketapang.

Baca: TERKUAK Oknum PNS Kalbar Setubuhi Anak Bawah Umur! Korban Akui Disekap, Disiksa, Disundut Api Rokok

Baca: STARTING XI Barcelona Vs Liverpool, Sembilan Pemain Absen di Semifinal Leg Pertama Liga Champions

Baca: Hari Buruh 2019, Ini Harapan Ketua Serikat Pekerja Angkasa Pura II DPC Bandara Supadio Pontianak

"Kami disini juga akan menyampaikan sejumlah tuntutan, dan fokus kami yaitu terkait BPKS Ketenagakerjaan yang belum diterima oleh para pekerja dan pembayaran THR agar sesuai dengan mekanisme yang ada," ujarnya saat diwawancarai.

Dewa pun berharap, tuntutan yang disampaikan dapat didengar oleh para anggota DPRD dan Pemda untuk kemudian di tindak lanjuti ke perusahaan-perusahaan yang ada di Ketapang.

"Jangan sampai tuntutan cuma didengar tapi tidak di tindak lanjuti, maka kami buruh akan bergerak melakukan aksi yang besar, mengingat buruh merupakan satu diantara pondasi perekonomian dan pembangunan daerah," tegasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved