Pemkot Akan Tertibkan PKL Siantan Menyambut STQ Nasional 2019

Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional 2019 tinggal sekitar dua bulanan saja. Perhelatan STQN dilangsungkan pada tanggal 27

Pemkot Akan Tertibkan PKL Siantan Menyambut STQ Nasional 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala Diskumdag Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo

Pemkot Akan Tertibkan PKL Siantan Menyambut STQ Nasional 2019

PONTIANAK - Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional 2019 tinggal sekitar dua bulanan saja. Perhelatan STQN dilangsungkan pada tanggal 27 Juni hingga 6 Juli.

Sebelum perhelatan tingkat nasional itu digelar dan akan mendatangkan ribuan orang untuk sebagau tuan rumah, Pemkot Pontianak terus bernenah sehingga mampu memberikan kesan yang baik pada tamu yang datang.

Satu diantara yang dibenahi adalah keberadaan para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL). Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo menjelaskan adanya saran dari anggota DPRD, Mashudi meminta pihaknya untuk menara PKL yang ada disepanjang Jalan Khatulistiwa dan Gusti Situt Mahmud memang sudah menjadi atensi pihaknya untuk menatanya.

Sebab Pontianak Utara menjadi titik penyelenggaraan diatara lima mimbar yang telah ditentukan, tepatnya di Tugu Khatulistiwa.

Baca: Pemkab Kayong Utara Siapkan Lahan 3 Hektare Bangun Kejari

Baca: Prabowo Kalah di Perbatasan Wilayah Kapuas Hulu

Baca: Tolak Kemoterapi, Mantan Model Penderita Kanker Stadium 4 Sembuh dengan Konsumsi Nanas

"Kebetulan saya juga sebagai Ketua Tim Penertiban PKL Kota Pontianak. Jadi kami dalam waktu dekat atau minggu depan akan menata PKL yang ada di Pontianak Utara. Penataan ini memang sudah kami rencanakan karena akan digelar sehingga harus memberikan kesan kita yang baik," ucap Haryadi S Triwibowo saat diwawancarai, Rabu (1/5/2019).

Haryadi menjelaskan satu diantara lokasi untuk menempatkan para PKL di Pontianak dengan memanfaatkan kembali kios-kios dipasar Puring.

"Kita manfaatkan untuk menata PKL sepanjang Jalan Khatulistiwa dan Jalan Gusti Situt Mahmud. Mereka segera kita pindahkan dilokasi-lokasi yang baru itu. Karena beberapa tahun lalu pernah kita tata, para PKL kita masukan di Pasar Puring," tegasnya.

Lanjut disampaikannya, untuk didalam Pasar Puring bisa menampung 200 PKL. Ia meminta program penertiban ini harus didukung oleh para PKL setempat, semua harus taat akan aturan yang ada apabila mai berkembang dan maju.

"Jangan merasa bahwa apabila ditertibkan dan dipindahkan akan sepi. Centohnya PKL di Alun-alun Kapuas, kita pindahkan Taman Akcaya saat ini sudah ramai dan berkembang
Pesat," jelasnya.

Ia mengajak masyarakat jangan berpikiran negatif dan pesimis terlebih dahulu. Bukan hanya PKL di Pontianak Utara tapi semua PKL yang ada di Kota Pontianak akan ditata pihaknya.

"Apalagi disepanjang Jalan Gusti situt Mahmud dan Khatulistiwa itu adalah zona merah dan tidak boleh ada PKL, kita akan segera tertibkan itu," ucapnya.

Khusus untuk Utara menghadapi STQ ia tegaskan akan prioritaskan penataaan PKL. Tidak boleh lagi berjualan sembarangn harus masuk dilokasi yang disiapkan sehinga tidak menimbulkan kekumuhan.

"Kita kerjasama didalam tim terdiri dari Satpol PP, Dishub dan Perdagangan itu sendiri," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved