LSM Citra Hanura Sanggau Harap Hukuman Maksimal Terhadap Pelaku Pembunuhan

Wakil Ketua LSM Citra Hanura Sanggau, Abdul Rahim SH mengapresiasi terhadap kinerja Polres Sanggau dalam mengungkap kasus

LSM Citra Hanura Sanggau Harap Hukuman Maksimal Terhadap Pelaku Pembunuhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wakil Ketua LSM Citra Hanura Sanggau, Abdul Rahim SH 

LSM Citra Hanura Sanggau Harap Hukuman Maksimal Terhadap Pelaku Pembunuhan

SANGGAU - Wakil Ketua LSM Citra Hanura Sanggau, Abdul Rahim SH mengapresiasi terhadap kinerja Polres Sanggau dalam mengungkap kasus pembunuhan ayah tiri terhadap anak tirinya yang terjadi di Kecamatan Tayan Hulu.

“Kita apresiasi terhadap kinerja Polres Sanggau, namun dengan adanya dugaan berencana maka perlu memberikan hukuman maksimal 20 tahun atau hukuman mati, ”tegasnya, Rabu (1/5/2019).

Karena, lanjutnya, adanya unsur perkosaan. Apalagi anak dibawah umur. Ini merupakan perbuatan biadab ayah terhadap anak.

“Maka kita minta aparat penegak hukum betul-betul mencermati dengan matang persoalan kasus tersebut. Dan kami juga akan kawal proses persidangan ini agar pelaku dapat dihukum dengan hukuman yang maksimal sesuai hukum yang berlaku, ”tegasnya.

Sukses untuk Polres Sanggau, Semoga kedepannya tidak ada lagi kasus serupa terjadi di Sanggau. Maka penerapan pasal 340 KUHP benar-benar bisa terwujud.

Baca: PDKS Prihatin Terhadap Kasus Ayah Tiri Habisi Anak Tirinya

Baca: FOTO: Masyarakat Berkunjung ke Wahana Permainan di Borneo Bisnis Icon Habiskan Hari Libur

Baca: Perhitungan Suara Pemilu 2019, Prabowo-Sandiaga Kalah di Bunut Hilir

Kedepan, diharapkan agar setiap sekolah perlu mengedukasi anak didiknya agar dapat menjadikan pelajaran terhadap kasus tersebut.

“Dengan memberikan bimbingan keterbukaan berkomunikasi antara murid dan guru, agar Setiap permasalahan sekolah maupun luar sekolah dapat mencari solusi terbaik dalam pemecahan persoalan yang terjadi pada setiap siswa hingga pencegahan terhadap Kasus-kasus yang ada dapat dicegah sedini mungkin, ”ujarnya.

Keterbukaan komunikasi, lanjutnya, adalah bagian terbaik dalam pengungkap problema yang terjadi pada siswa.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved