Tinjau Harga Kebutuhan Pokok, Budi Santoso Ancam Cabut Izin Spekulan Pemain Harga

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Budi Listiono Sanjaya, serta Satgas Pangan kemarin Senin (29/4/2019) meninjau pasar ritel di Kota Pontianak

TRIBUNPONTIANAK/ferryanto
Kepala Bidang Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementrian Perdagangan RI, Budi Santoso saat tinjau Bapok di Trans Mart Kubu Raya 

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok, Budi Santoso Ancam Cabut Izin Spekulan Pemain Harga

PONTIANAK - Kepala Bidang Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementrian Perdagangan RI, Budi Santoso meninjau harga - harga di kebutuhan pokok menjelang bulan Suci Ramadhan di Kota Pontianak.

Dirinya yang didampingi oleh Pjw Kadisperindag Toni Sunardi, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Budi Listiono Sanjaya, serta Satgas Pangan kemarin Senin (29/4/2019) meninjau pasar ritel di Kota Pontianak.

Di temui di Transmart Kubu Raya, dirinya mengatakan bahwa untuk kebutuhan bahan pokok di wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya relatif stabil, namun memang di sadarinya ada kenaikan di harga ayam dan telur saat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Baca: TERPOPULER - LIDA 2019 Top 4 Show, Barcelona Vs Liverpool, hingga Oknum PNS Perkosa Gadis Belia

Baca: Kalbar Sepekan - Kapal Feri Terbalik, Ular Raksasa Masuk Rumah Warga, hingga SMPN 22 Pontianak Roboh

Baca: Mengintip Potret Nurul Bashirah Pemenang Puteri Muslimah Indonesia 2019, Cantiknya Bak Barbie

Hal itu di jelaskan kan bukan karena pasokan yang berkurang, namun dikarekan peningkatan pemakaian di masyarakat yang bertambah.

"harga ini relatif stabil, hanya memang bawang merah, bawang putih suplainya dari Jawa, dan untuk harga ayam dan telor, Suplainya sebenarnya tidak ada masalah, kalau di Pontianak kan masyarakat beli telur itu dalam jumlah banyak untuk membuat kue dan sebagainya,"ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa untuk suplay berbagai kebutuhan bahan pokok, pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar jangan sampai suplay bahan pokok terlambat.

Selain itu, khusus bawang putih, ia mengungkapkan bahwa 90% kebutuhan di penuhi dengan Impor, dan keran impor untuk bawang putih telah di buka.

"Karena sekarang impor bawang putih sudah dibuka, jadi diperkirakan Minggu depan itu sudah banyak, jadi saya kira tidak ada masalaah lagi,,"ungkapnya.

"Kemudian, untuk bawang merah, dari Brebes dan Bima kan sudah panen raya, jadi sekarang tinggal nunggu distribusinya, jadi stok sudah ada lagi,"ungkapnya.

Bila mana ada spekulan yang kedapatan memainkan harga di masa menjelang Ramadhan ini, ia menegaskan akan menindak tegas dengan cara mencabut izin usaha dari pihak tersebut.

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved