Peringati Hari Otonomi Daerah, Muda Minta ASN Jangan Asal Kerja

Muda Mahendrawan saat pimpin apel Peringati Hari Otonomi Daerah XXIII dan Hari Kartini di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (29/4).

Peringati Hari Otonomi Daerah, Muda Minta ASN Jangan Asal Kerja
TRIBUNPONTIANAK/Bella
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat pimpin apel Peringati Hari Otonomi Daerah XXIII dan Hari Kartini di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (29/4). 

Peringati Hari Otonomi Daerah, Muda Minta ASN Jangan Asal Kerja

KUBURAYA - Sebagai garda terdepan reformasi pelayanan publik, ASN Kubu Raya harus mengenang sejarah pembentukan Kubu Raya yang berasal dari jeritan nurani masyarakat untuk mendapatkan keadilan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIII dan Hari Kartini 2019 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (29/4).

“Karena itu mari kita bawa orientasi kerja kita dengan orientasi yang jelas. Kerja kita dengan visi, bukan kerja asal kerja. Kerja kita adalah juga untuk ibadah sehingga harus penuh tanggung jawab,” kata Muda.

Menurut Muda, ASN harus lebih dulu menunaikan kewajiban sebelum menuntut hak, namun kewajiban tersebut juga harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Baca: RAMALAN SHIO Selasa 30 April 2019, Kuda Menjadi Lebih Ambisius, Ayam Mengalami Krisis Emosional

Baca: Tanggapan Mahfud MD Dituntut Minta Maaf Usai Sebut Provinsi Garis Keras, Lho, Saya Memuji

Baca: Berdayakan Perempuan Tingkatkan Perekonomian, Pemerintah Kembangkan Otonomi Daerah

Karena itu, dirinya mengajak ASN untuk menghayati orientasi kerja yang seharusnya, yaitu orientasi yang mendarat pada kepentingan dan hajat hidup rakyat banyak.

“Tumbuhkan rasa memiliki terhadap semua elemen masyarakat Kubu Raya. Kita bekerja di Kubu Raya dan juga harus betul-betul mencintai daerah ini dengan sepenuh hati dan segenap pikiran,” tuturnya.

Dengan begitu, menurutnya, ASN akan dapat bekerja dengan penuh kebahagiaan dimana kebahagiaan bukan sekadar formalitas dan slogan, melainkan adalah ketika mampu mewujudkan kebahagiaan bagi hajat hidup masyarakat banyak.

“Semoga ini menjadi tekad kita ke depan karena tantangan ke depan saat ini sangat luar biasa. Sekarang ini justru menuju kepada otonomi desa. Setelah otonomi daerah, etape berikutnya adalah otonomi desa yang sudah ada di dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Otonomi desa adalah hal yang justru mendarat pada sasaran yang sebenarnya,” terangnya.

Muda berharap, momentum Peringatan Hari Otonomi Daerah dapat memahamkan birokrasi untuk lebih melayani dan membuka peluang-peluang bagi hajat hidup orang banyak.

ASN, kata dia, harus membuat langkah-langkah yang lebih tepat, cepat, dan efektif.

“Kita hindarkan hal-hal yang mengganggu pikiran dan membuat energi habis dengan sesuatu yang remeh temeh dan tidak ada korelasinya langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Saya minta semua fokus,” tegasnya.

Terkait Peringatan Hari Kartini, Muda Mahendrawan mengatakan misi emansipasi yang dibawa Kartini lebih dari seabad lalu membutuhkan kader-kader yang berkualitas sehingga hak-hak dan pemberdayaan perempuan dapat diperjuangkan.

Menurut dia, selain menjadi tanggung jawab bersama, hal itu juga menjadi tanggung jawab kaum wanita untuk membuat perubahan yang lebih baik.

“Karena dari wanitalah akan lahir generasi penerus bangsa yang nantinya akan menajdi pemimpin. Selamat Hari Kartini kepada seluruh wanita hebat di Kabupaten Kubu Raya. Semoga kita dan keluarga semua selalu mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Muda.

Penulis: Bella
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved