TRIBUN WIKI

Nama Tarian di Kabupaten Sekadau

Masyarakat Kabupaten Sekadau dalam kesehariannya juga mengembangkan seni budaya yang cukup baik.

Nama Tarian di Kabupaten Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anesh Viduka
Penampilan para penari saat membawakan tarian kolosal pada malam penutupan rangkaian acara Imlek 2570 dan Cap Go Meh 2019 di stadion Kridasana, Singkawang, Rabu (20/2/2019) malam. Tarian kolosal ini mewakili 17 etnis yg ada di Singkawang dan menggambarkan keharmonisan di kota Singkawang. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA -- 

Nama Tarian di Kabupaten Sekadau

SEKADAU - Masyarakat Kabupaten Sekadau dalam kesehariannya juga mengembangkan seni budaya yang cukup baik.

Diantaranya dalam mengembangkan tarian daerah, satu diantara tarian tersebut, Tari Pingan Mualang yang dalam melakukan gerakan atraktif memerlukan keahlian tingkat tinggi yang dimana penari menggunakan Pingan dan Cincin, yang melaukan atraksi-atraksi diluar kemampuan personal yang tidak terlatih demikian juga properti yang digunakan tentunya memiliki hubungan kesatuan dengan jiwa sang penari maupun aspek-aspek gerak serta kesatuan instrumen tari pingan.

Adapun properti yang digunakan berupa Pingan, cincin(terbuat dari timah). Alat musik menggunakan Gong (tawak), ketebung (alat musik khas mualang).

Tarian Pingan ini biasanya dibawakan pada saat acara prosesi adat, pernikahan dan penyambutan tamu atau pejabat dan sebagainya.

Kemudian ada Tari Mandau dimana dahulu tari ini dilakukan oleh para pejuang atau kesatria perang sebagai motifasi dan membangun mental semangat perang sebelum turun melakukan ekspedisi mengayau.

Baca: Data Perolehan Suara Terbanyak DPR RI di Kota Singkawang

Baca: VIDEO: Rakorda Stabilitas Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1440H

Baca: Bukan ILC TVOne, Karni Ilyas Tuliskan Topik Garis Keras Tayang Pada Malam Ini Pada Pukul 20.00 WIB

Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat keyakinan para kesatria. Dengan keyakinan yang kuat mereka yakin harus menang
dalam pertempuran ketika melawan serangan maupun dalam keadaan siap menyerang lawan.

Gerakan tari ini lebih menekankan pada gerakan aktraktif menggunakan mandau. Gerakan tari seperti menyerang dan menangkis serangan lawan dengan menggunakan mandau.

Mandau yang digunakan sebagai obyek dimainkan dengan alunan baik dikepala maupun dibahu serta keahlian melakukan putaran mandau.

Tari Mandau Mualang diiringi oleh tebah tradisional yang disebut tebah undub banyur tetapi ada kalanya dilakukan dengan tebah undub biasa.

Tarian ini merupakan tarian tunggal tradisional yang disajikan pada masa kini untuk menghibur masyarakat.

Misalnya pada pesta panen padi atau disebut gawai dayak, pesta pernikahan, menyambut tamu atau pejabat dan sebagainya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved