BKPSDM Sanggau Gelar Rakor Kediklatan Tahun 2019

Pemda Sanggau melalui Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau

BKPSDM Sanggau Gelar Rakor Kediklatan Tahun 2019

Citizen Reporter Staf Diskominfo Sanggau, Rizky Kurniawan

SANGGAU - Pemda Sanggau melalui Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau melaksanakan Rakor kediklatan di Aula Kantor Bupati Sanggau, Senin (29/4/2019).

Hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Ignatius Irianto, Plt Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau, Herkulanus HP, Kepala Bappeda Ir Kukuh Triyatmaka, Narasumber Dr Rochayati Basra, Jajaran OPD Sanggau serta Camat se-Kabupaten Sanggau.

Dalam sambutanya, Plt Kepala BKPSDM Sanggau, Herkulanus HP menyampaikan, Maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini untuk menyamakan persepsi kita semua tentang kebijakan pemerintah Kabupaten Sanggau yang selama ini tersebar menjadi integrasi atau satu pintu di Badan Kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia.

“Tujuan dari pelaksanaannya adalah terselenggaranya pengembangan kompetensi ASN melalui kegiatan diklat maupun dengan teknis dan lain-lain yang memiliki standarisasi, sehingga terjamin mutu dan kualitasnya, ”tuturnya.

Baca: Soal Provinsi Garis Keras, Mahfud MD Angkat Jempol untuk Orang Aceh, Padang, & Sulawesi Selatan

Baca: TERPOPULER - LIDA 2019 Top 4 Show, Barcelona Vs Liverpool, hingga Oknum PNS Perkosa Gadis Belia

Baca: Hasil Hitung Pilpres 2019 Sudah 52%, Persentase Suara Jokowi & Prabowo Beda Tipis dari Quick Count

Kemudian, tercapainya kesepakatan bersama tentang langkah-langkah yang akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai dengan hasil kesepakatan rakor yang akan kita hasilkan pada hari ini.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Sanggau, Ignatius Irianto menyampaikan, Pemerintah baik di pusat maupun di daerah mempunyai kewajiban untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan tersebut adalah adanya birokrasi yang kuat yang ditunjang dengan ketersediaan aparatur sipil negara yang memadai baik dari segi kuantitas maupun dari kualitas, ”tuturnya.

Pemenuhan kualitas aparatur sipil negara dapat dilakukan melalui proses rekrutmen pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja P3K. Sedangkan untuk peningkatan kualitasnya antara lain dilakukan melalui pengembangan kompetensi amanat undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil.

“Mewajibkan ASN untuk mengikuti pengembangan kompetensi minimum 20 jam pelajaran per tahun, pengembangan kompetensi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan antara lain melalui kegiatan diklat bimbingan teknis dan lain-lain, ”katanya.

Dalam rangka memenuhi kewajiban untuk mengikuti pengembangan kompetensi tersebut, maka perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau alokasikan anggaran untuk pengembangan kompetensi ASN di unit kerjanya masing-masing. Seiring dengan perjalanan waktu dan menyesuaikan dengan sistem penganggaran yang berdasarkan planning pada tahun anggaran 2020.

“Saya berpesan agar terus meningkatkan SDM Aparatur yang akan terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam pelaksanaan pengintegrasian Diklat satu pintu Ini. saya menyadari bahwa tanggung jawab satu pintu ini akan menjadi tantangan pekerjaan yang memerlukan perhatian serius sehingga segala kenangan yang mungkin timbul dalam pelaksanaannya dapat diatasi dengan baik dan profesional para peserta, ”pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved