Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab IAIN Pontianak Adakan Reuni Akbar dan Seminar di Akhir Pekan
Sabtu pagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab adakan reuni akbar alumni dan seminar dengan tema urgensi pembelajaran Bahasa Arab di era milenial
Citizen Reporter
Fawzia
Mahasiswa IAIN Pontianak
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab IAIN Pontianak Adakan Reuni Akbar dan Seminar di Akhir Pekan
PONTIANAK - Sabtu pagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab adakan reuni akbar alumni dan seminar dengan tema urgensi pembelajaran Bahasa Arab di era milenial.
Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Pak Syahroni dalam pidato pembukaan, beliau memberikan semangat kepada para mahasiswanya untuk berjuang meningkatkan kualitas Bahasa Arab.
Bahkan beliau mendoakan semoga para mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab yang masih menjalankan pendidikannya agar secepat mungkin lulus S1.
Beliau juga mengatakan bahwa bahasa itu bisa menjadi capital profit yang artinya modal keuntungan dalam konteks ekonomi.
Baca: FKIP Prodi Sejarah Kunjungi Situs Bersejarah di 3 Kabupaten di Kalbar
Baca: Jaringan Tertimpa Pohon, Jalur Bogor dan Sentana Alami Pemadaman Listrik Pagi Ini
Baca: Kafilah Pontianak Siap Berlaga di STQ 25 Singkawang, Ini Pesan Edi Kamtono
Pak Syahroni bahkan langsung memberikan tugas untuk seluruh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab untuk menyetor kosa kata kepada teman sekelasnya, kemudian mencatatnya dan menyerahkan catatan tersebut kepada beliau.
Walaupun begitu beliau masih bertanya kepada para audiens atau para mahasiswa apakah sanggup atau tidak, dengan semangat dan kompak mereka menjawab sanggup.
Acara pun dibuka dengan membaca Al-fatihah,
kemudian dilanjutkan dengan acara seminar dengan dua narasumber yang dianggap dosen senior yaitu pak Syahroni, S.E.I., MPd. dan ustadz Yusuf Hidayat, SPd.I., MPd. Dan salah satu alumni Pendidikan Bahasa Arab yaitu ustadz Firmansyah, SPd sebagai moderator.
Suasana menjadi hening saat ustadz Yusuf mulai berbicara menggunakan Bahasa Arab dengan lahjah (dialeg) nya tidak diragukan lagi, sangat mirip native speaker, bahkan di negeri Arab beliau pun sering dikatakan oleh orang Arab sendiri dengan sebutan “Anta 'arabi!” (kamu orang Arab).
Beliau menjelaskan betapa pentingnya bahasa Arab, kemudian beliau menjelaskan tentang tema seminar yaitu kalimat frasa diakhir tema yaitu Era Milenial. Beliau mengaitkannya dengan revolusi industri 4.0 “Era Milenial ini tidak jauh dengan kalimat era revolusi industri 4.0”. kemudian beliau paparkan apa yang dimaksud era revolusi industri tersebut, mulai dari era pertama hingga era saat ini.
Lalu beliau kaitkan dengan bagaimana kita bisa mengaitkan era revolusi industri dengan bahasa Arab. Beliau kemudian mengatakan bahwa kampus IAIN telah bekerja sama dengan Mesir untuk belajar bahasa Arab secara online. “kita telah punya MoU” tegasnya untuk meyakinkan bahwa belajar online tersebut bukan hal yang ilegal.
“Jaman sekarang kalau mau dengar orang Arab asli yang bicara bahasa Arab, kalian tidak perlu ke Arab. Cukup buka channel-channel Arab untuk belajar bahasa Arab” jelas beliau. Menurutnya jaman sekarang tidak ada alasan lagi untuk mengatakan sulit belajar bahasa Arab, yang penting punya kuota, android ataupun laptop.
Beliau juga mengatakan jika ingin cepat bisa berbahasa Arab, hal yang paling penting adalah tinggal di boarding school atau pondok pesantren. “saya bukan bisa berbahasa Arab sejak masuk IAIN, pak Syahroni juga bukan bisa berbahasa Arab sejak masuk IAIN, kami mondok”.
Menurut beliau, sangat cepat bisa berbahasa Arab jika lingkungannya menggunakan bahasa Arab, misalnya seperti di pondok pesantren. Karena di pondok pesantren teratur, semua santri wajib menggunakan bahasa Arab dan punya punishment jika melanggarnya.
Selain itu beliau juga memberikan arahan dan step-step bagaimana caranya konsultasi kepada beliau “saya tidak terima jika kalian datang ke saya dengan membawa judul, saya lebih suka jika kalian bawa masalah. Jika kalian punya judul, belum tentu punya masalah, tapi jika kalian punya masalah kalian pasti akan punya judul”.