Jembatan Landak II Siap Operasional, Tinggal Tunggu Uji Coba Pemkot

Edi menjelaskan proses pembangunan memang sudah selesai namun saat ini masih menunggu untuk dilakukan uji coba

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Syahroni
Anggota Komisi V DPR-RI, Syarif Abdullah Alkadrie ditemani Wali Kota Pontianak sengaja meninjau proses pembangunan Jembatan Landak II, Kamis (7/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN- Proses pembangunan duplikasi Jembatan Landak II telah selesai berdasarkan kontrak pengerjaan pertanggal 26 April 2019 ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan pengerjaan fisik jembabatan telah rampung.

Kalaupun ada yang masih dikerjakan adalah tahap akhir seperti pembuatan marka jalan atau pengecatan untuk rambu-rambu lalulintas.

Edi menjelaskan proses pembangunan memang sudah selesai namun saat ini masih menunggu untuk dilakukan uji coba kembali dan pengecekan, sehingga nantinya jembatan tersebut benar-benar dapat dioperasionalkan dengan baik.

"Sekarang memang pengerjaannya sudah selesai, mungkin saya lihat lantainya sudah diaspal dan pembuatan garis marka juga sudah," ucap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Minggu (28/4/2019).

Baca: Desa di Parit Baru Terendam, Jiwo: Jadi Atensi Kami

Baca: Parit Baru KKR Langganan Banjir, Warga Menyerah Siap Jual Rumah

Baca: Ponpes Darul Khairat Gelar Ziarah Akbar, Sambut Ramadan dan Mengenang Sesepuh

Pengerjaan fisik Jembatan Landak II telah rampung, namun bagian yang menjadi tanggungjawab pemerintah kota sampai saat ini belum selesai pengerjaannya. Tanggungjawab Pemerintah Kota Pontianak adalah pembangunan jalan akses atau jalan penghubung jembatan tersebut.

Saat ini, bagian wilayah Pontianak Timur pondasi jalan sudah dibangun dengan hamparan batu. Sementara di bagian wilayah Pontianak Utara belum terlihat progres untuk pembangunan jalan penghubungnya.

Sebab banyak rumah toko (ruko) warga yang masih berdiri sedangkan yang dirobohkan hanya sebagian kecilnya. "Tanggungjawab kitakan membuat jalan penghubung, memang saat ini belum selesai," ucap Edi Kamtono.

Dalam waktu dekat, Edi memastikan jalan penghubung yang menjadi tanggungjawab Pemkot Pontianak akan segera rampung. Hal itu diungkapnya lantaran kini tengah dilakukan proses lelang untuk pengerjaannya.

"Kita akan segerakan akses jalan ini yang sekarang masih proses lelang. Harapannya begitu jembatan bisa digunakan setelah uji coba, maka dapat langsung dimanfaatkan mansyarakat," tegasnya.

Edi, menargetkan sebelum Agustus jalan penghubung yang menjadi tanggungjawab Pemkot Pontianak sudah rampung sehingga Agustus tersebut sudah bisa dilewati masyarakat.

Setelah duplikasi itu bisa dilalui, maka Jembatan Landak lama akan direhab.

Sebelumnya, Tim Konsultan Pembangunan Jembatan Landak II, Suhardi bahwa kontrak pembangunan Jembatan Landak II selama 20 bulan dan berakhir pertanggal 26 April 2019.

Jembatan Landak II memiliki lebar sembilan meter dengan dan dipotong trotoar satu meter kiri-kanan sehingga luasnya manjadi tujuh meter.

"Kalau panjangnya jembatan ini sekitar 500 meter dari titik 0 hingga pangkal akhir," tambahnya.

Sedangkan untuk anggaran pembangunan, Suhardi menyebutkan Rp73 miliar. Anggara tersebut diluar biaya kerangka baja yang sudah diadakan kementerian PUPR.

"Anggaran Rp73 miliar hanya untuk biaya pembangunan. Jumlah itu diluar dari biaya kerangka bajanya," ujar Suhardi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved