Jembatan Landak II Rampung Dibangun, Edi Kamtono: Tinggal Tanggung Jawab Pemkot Pontianak Lagi

Proses pembangunan Duplikasi Jembatan Landak telah selesai berdasarkan kontrak pengerjaan pertanggal 26 April 2019 ini.

Jembatan Landak II Rampung Dibangun, Edi Kamtono: Tinggal Tanggung Jawab Pemkot Pontianak Lagi
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Edi Rusdi Kamtono Usai menonton Gala primer Sukep The Movie di Transmart Kubu Raya, kamis (11/4/201) malam 

Jembatan Landak II Rampung Dibangun, Edi Kamtono: Tinggal Tanggungjawab Pemkot Pontianak Lagi

PONTIANAK - Proses pembangunan Duplikasi Jembatan Landak telah selesai berdasarkan kontrak pengerjaan pertanggal 26 April 2019 ini.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, juga menegaskan bahwa saat ini pengerjaan fisik dari jembabatan telah rampung.

Kalaupun ada yang masih dikerjakan adalah tahap akhir seperti pembuatan marka jalan atau pengecatan untuk rambu-rambu lalulintas.

Edi menjelaskan proses pembangunan memang sudah selesai namun saat ini masih menunggu untuk dilakukan uji coba kembali dan pengecekan sehingga bangunan tersebut benar-benar dapat dioperasionalkan dengan baik nantinya.

"Sekarang memang pengerjaannya sudah selesai, mungkin saya lihat lantainya sudah diaspal dan pembuatan garis marka juga sudah," ucap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai, Minggu (28/4/2019).

Baca: Penyerahaan LPPDK, Umi: Keterbukaan Peserta Pemilu

Baca: Proses Pemilu Berjalan Lancar, Bawaslu Tetap Awasi

Baca: Profesional Dalam Bertugas Jadi Harapan Besar Yayasan Damkar Budi Pekerti

Pengerjaan fisik Jembatan Landak II telah rampung, namun bagian yang menjadi tanggungjawab pemerintah kota sampai saat ini belum selesai pengerjaannya.

Tanggungjawab Pemerintah Kota Pontianak adalah pembangunan jalan akses atau jalan penghubung jembatan tersebut.

Saat ini, bagian wilayah Pontianak Timur pondasi jalan sudah dibangun dengan hamparan batu. Sementara di bagian wilayah Pontianak Utara belum terlihat progres untuk pembangunan jalan penghubungnya.

Sebab banyak rumah toko (ruko) warga yang masih berdiri sedangkan yang dirobohkan hanya sebagian kecilnya.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved