Umi Sarankan Pengaturan Waktu Agar Penyelenggara Pemilu Tidak Kembali Berjatuhan

Umi Rifdiawaty menyarankan agar pengaturan waktu oleh PPK dalam penghitungan suara agar menimalisir korban yang berjatuhan

Umi Sarankan Pengaturan Waktu Agar Penyelenggara Pemilu Tidak Kembali Berjatuhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty 

Umi Sarankan Pengaturan Waktu Agar Penyelenggara Pemilu Tidak Kembali Berjatuhan

News Analysis Ketua Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty

PONTIANAK - Ketua Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty menyarankan agar pengaturan waktu oleh PPK dalam penghitungan suara agar menimalisir korban yang berjatuhan.

Berikut analisanya.

Duka cita mendalam kami sampaikan buat keluarga korban yang ditinggalkan, semoga menjadi ladang pahala bagi almarhum dan almarhumah yoga meninggal ketika sedang menjalankan tugas.

Proses rekapitulasi yang sedang berlangsung memang sangat menguras energi, ada baiknya dipertimbangkan untuk proses rekap tidak sampai terlalu larut malam biar bisa istirahat dan disambung kembali.

Kemudian kan sudah diatur bahwa rekap di PPK bisa dilakukan secara paralel hingga empat kelompok, mungkin ini juga bisa meringankan beban jika dilaksanakan di lapangan.

Rapat pleno PPK mesti dimulai pagi hari tepat waktu dan selesainya jangan sampai terlalu larut malam apalagi sampai subuh, semua pasti akan merasa kelelahan jika terlalu di porsir.

Apalagi PPK yang jumlah TPSnya mencapai jumlah 60 ke atas maka sebaiknya melaksanakan sebagaimana diatur di dalam PKPU yaitu rekap secara paralel dengan berkelompok dari PPK bisa sampai empat kelompok ini juga bisa dilaksanakan sebagai solusi agar bisa selesai lebih cepat, tinggal disampaikan kepada peserta pemilu juga agar mengutus saksi sejumlah kelompok penghitungan di PPK yang bersangkutan supaya bisa efisien waktu dan tenaga.

Sudah selayaknya keluarga yang mereka tinggalkan mendapatkan santunan dari negara dan semoga KPU serius untuk mengusahakan santunan ini.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved