Jambret Beraksi di Jembatan Lama Ngabang, Uang Tunai Rp 170 Juta Hingga Handphone Raib

Kejadian tindak kejahatan jambret terjadi di Jembatan Lama Ngabang pada Rabu (24/4/2019) dini hari sekitar pukul 04.10 WIB.

NET
Ilustrasi penjambretan. 

Jambret Beraksi di Jembatan Lama Ngabang, Uang Tunai Rp 170 Juta Hingga Handphone Raib 

LANDAK - Kejadian tindak kejahatan jambret terjadi di Jembatan Lama Ngabang pada Rabu (24/4/2019) dini hari sekitar pukul 04.10 WIB.

Korban penjambretan adalah Seeno (51) yang tercatat sebagai warga Desa Sepangah, Kecamatan Air Besar. Dari aksi jambret tersebut, korban kehilangan uang tunai ratusan juta.

"Iya, pengakuan dari korban ini uang yang berhasil diambil oleh pelaku sebanyak Rp 170 juta," ujar Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio melalui Kasat Reskrim Iptu Idris Bakkara pada Jumat (26/4/2019).

Baca: Sempat Alami Salah Input Data Situng, KPU RI Bantah Tudingan Curang & Buka Ruang Masukan Masyarakat

Baca: Sempat Operasi Caesar, Ibu Hamil Petugas Pemilu di Kalbar Meninggal Bersama Bayinya! 8 yang Wafat

 

Kasat menjelaskan, untuk kronologis kejadiannya korban sedang dalam perjalanan pulang sehabis berjualan di Gor Patih Gumantar, menuju ke Dusun Dengoan, Desa Tebedak menggunakan sepeda motor mio.

Sesampainya di Jembatan Lama Ngabang, ada orang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixon warna hitam menarik tas yang digantung dileher dari belakang.

Setelah dapat menarik tas tersebut, pelaku memutar sepeda motornya berbalik arah dengan menarik tas tersebut. Namun korban masih mempertahankan tas, hingga tertarik beberapa meter kemudian tas putus dan pelaku membawa tas tersebut lari.

"Ciri-ciri tas korban tas kulit berwarna cokelat berukuran sedang, berisikan uang Rp 170 juta, satu buah BPKB sepeda Motor dan hanphone milik korban," kata Kasat.

Baca: Ini Loh Jadwal SIM Keliling di Pontianak Mall Khusus Perempuan

Baca: KPK Bantu Optimalkan Aset Daerah, Ingatkan Pencegahan atau Penindakan

Terkait dengan aksi penjambretan tersebut, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk mengejar pelaku. "Sedang kita kejar para pelakunya," jelas Kasat.

Disamping itu, pihaknya juga sudah mengecek ke pihak Bank dan CU untuk mengetahui apakah ada seseorang yang menyetorkan duit sebanyak itu. "Kita juga lacak ke Bank dan CU," tambahnya.

Dengan adanya kejadian tersebut Kasat menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan lebih hati-hati. "Apa lagi membawa uang tunai yang banyak, lebih baik jangan hanya seorang diri," tutupnya

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved